Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank BUMN Menguat, IHSG Jalan Terus di Zona Hijau

Saham-saham perbankan besar terpantau menguat, dengan kenaikan tertinggi dialami oleh saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. alias BBRI yang naik 2,47 persen ke level 3.730 per saham.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  12:27 WIB
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Pada penutupan perdagangan awal pekan, IHSG ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Pada penutupan perdagangan awal pekan, IHSG ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan sesi I hari ini, Selasa (25/8/2020), ditopang oleh penguatan saham perbankan pelat merah.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 221 saham menghijau, 171 saham memerah, dan 174 sisanya stagnan atau tak bergerak dari posisinya semula.

Adapun secara sektoral, seluruh sektor kompak menghijau, dipimpin oleh sektor keuangan yang naik 1,37 persen. Diikuti oleh sektor industri dasar yang menguat 0,72 persen dan sektor barang konsumsi yang naik 0,67 persen.

Saham-saham perbankan besar terpantau menguat, dengan kenaikan tertinggi dialami oleh saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. alias BBRI yang naik 2,47 persen ke level 3.730 per saham.

BBRI juga menjadi saham yang paling diburu oleh investor asing sepanjang perdagangan sesi I. Saham emiten pelat merah ini telah diperdagangkan sebanyak 17.554 kali dengan total net foreign buy Rp34,8 miliar.

Di posisi selanjutnya, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. juga menguat di atas dua persen, tepatnya 2,08 persen ke level 6.125 per saham.

Kemudian ada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) yang naik 1,96 persen ke level 5.200 per saham dan saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang naik 0,79 persen ke level 31.825 per saham.

Adapun, IHSG berakhir menguat 41,62 poin atau 0,79 persen ke posisi 5.318,66 hingga akhir sesi pertama perdangan hari ini, setelah bergerak di rentang 5.276,96 s.d 5.334,26. Ini adalah level tertinggi sejak 6 Maret 2020. IHSG sudah melonjak 35 persen sejak menyentuh titik nadir di 24 Maret 2020

Penguatan pasar pada hari ini sesuai dengan prediksi. Sebelumnya, Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan memperkirakan IHSG akan bergerak menguat didukung oleh berita baik tentang penanganan pandemi Covid-19 di Amerika Serikat.

Hal ini juga sejalan dengan bursa saham AS yang ditutup menguat atas optimisme investor terhadap penanganan AS terhadap Covid-19 yang dinilai cukup berhasil.

“Keputusan AS untuk menggunakan plasma darah dari pasien yang telah sembuh dari Covid-19 dianggap langkah yang baik. Optimisme didorong juga oleh vaksin eksperimental dari UK yang akan digunakan oleh pemerintah AS,” katanya dalam riset harian, Selasa (25/8/2020)

Adapun, secara teknikal Dennies melihat ada potensi pelemahan karena candlestick membentuk doji setelah sebelumnya mengalami pelemahan mengindikasikan rentang koreksi yang terbatas.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai perkembangan penelitian vaksin di berbagai negara yang semakin menunjukkan perkembangan memang menjadi penopang pasar hari ini.

Kemudian dari domestik, dia menyeebut pasar tengah mengapresiasi komitmen pemerintah dalam menjalankan program restrukturisasi kredit serta penempatan dana terhadap bank-bank BUMN.

“Itu membuat bank BUMN naik hari ini,” imbuhnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top