Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Akhir Sesi I, IHSG Bertengger di Level 5.300, Tertinggi Sejak 6 Maret 2020

IHSG dibuka di posisi 5.227,04 dan bergerak di rentang 5.276,96 s.d 5.334,26 sebelum menutup sesi pertama di level 5.318,66.
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 41,62 poin atau 0,79 persen ke posisi 5.318,66 hingga akhir sesi pertama perdangan hari ini, Selasa (25/8/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG dibuka di posisi 5.227,04 dan bergerak di rentang 5.276,96 s.d 5.334,26 sepanjang sesi pertama hari ini. Ini adalah level tertinggi sejak 6 Maret 2020. IHSG sudah melonjak 35 persen sejak menyentuh titik nadir di 24 Maret 2020

Total perdagangan saham hingga sesi pertama mencapai 10,17 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp5,29 triliun. Berkat kenaikan indeks, kapitalisasi pasar juga terkerek menjadi Rp6.187,29 triliun.

Secara sektoral, saham-saham di sektor finansial dan industri menjadi penopang penguatan IHSG dengan kenaikan 1,28 persen dan 0,76 persen. Hingga akhir sesi pertama, sebanyak 219 saham menguat, 169 saham melemah, dan 310 saham stagnan.

Saham perbankan menjadi penggerak indeks. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjadi pemimpin penguatan karena naik 2,75 persen. Saham BBRI merupakan saham dengan kapitalisasi pasar kedua terbesar setelah PT Bank Central Asia Tbk.

Berdasarkan persentase kenaikan, saham pelayaran masuk daftar lima teratas. Saham PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. (HITS) naik 24,35 persen ke level 715. Kemudian saham PT Samudera Indonesia Tbk. juga naik 21,68 persen ke level 348.

Sementara itu, saham dua saham big caps membatasi penguatan IHSG. Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. terkoreksi 0,33 persen ke posisi 2.990. Kemudian disusul saham PT Chandra Astri Petrochemical Tbk. 1,03 persen ke level 7.175.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rivki Maulana
Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper