Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rilis Laporan Keuangan Emiten Bikin Bursa Eropa Keok dari Pagi

Laporan keuangan emiten menjadi risiko tersendiri di pasar modal ketika investor terlalu bereaksi terhadap berita positif.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 06 Agustus 2020  |  17:03 WIB
Bursa Efek Madrid, Spanyol. -  Angel Navarrete / Bloomberg
Bursa Efek Madrid, Spanyol. - Angel Navarrete / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Eropa merunduk pada awal perdagangan hari ini, Kamis (6/8/2020), tertekan oleh rilis laporan keuangan emiten kuartal II/2020 yang kurang baik.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 15.44 WIB, indeks Stoxx Europe 600 turun 0,3 persen pada awal perdagangan. Pada pukul 16.55, indeks Stoxx terpantau melemah 0,48 persen atau 1,77 poin ke level 363,49.

Saham Glencore Plc. memimpin pelemahan di indeks FTSE 100 setelah perseroan memutuskan untuk tidak bagikan dividen tahun ini. 

Selanjutnya saham ITV Plc. tertekan karena perseroan tidak akan menyediakan prospek bisnis hingga akhir tahun. Adapun, pandemi Covid-19 membuat penjualan iklan ITV Plc. turun ke level terburuknya.

Dari Jerman, saham Adidas AG melaju seiring dengan laporan penjualan yang mulai naik padahal beberapa tokonya di beberapa negara sempat ditutup.

Global Market Strategist JPMorgan Asset Management di Melbourne Kerry Craig menyampaikan terdapat beberapa risiko di pasar ketika investor terlalu bereaksi terhadap berita positif terkait dengan stimulus fiskal, yaitu laporan keuangan emiten yang tertekan.

“Ada penyebab pasar turun, di AS khususnya, ketika investor mengambil jeda ketimbang melanjutkan reli belakangan ini,” kata Craig seperti dikutip Bloomberg, Kamis (6/8/2020).

Adapun investor mendorong penguatan saham secara global sejak awal pekan ini merespons pembicaraan mengenai stimulus fiskal di AS dalam menghadapi pandemi.

Data-data ekonomi AS yang dirilis pada Juli pun beragam. Kenaikan tingkat upah telah anjlok pada Juli yang menandakan virus Covid-19 telah menekan pasar tenaga kerja di sana.

Di sisi lain, industri jasa di Negeri Paman Sam berekspansi dalam laju tercepat sejak Februari 2019. Kali ini, fokus investor akan mengarah ke data pengangguran AS yang akan dirilis pada hari ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa indeks stoxx 600
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top