Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPS: Pandemi Menekan Harga Komoditas, Minyak Anjlok 57 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto menyampaikan pada kuartal II/2020 harga minyak dan gas (migas) serta komoditas tambang lainnya di pasar internasional mengalami penurunan.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  13:07 WIB
Aktifitas pengisian truk tangki untuk distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Depo BBM Pertamina di Plumpang, Jakarta, Senin (4/5/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Aktifitas pengisian truk tangki untuk distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Depo BBM Pertamina di Plumpang, Jakarta, Senin (4/5/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut pandemi Covid-19 berdampak terhadap sejumlah harga komoditas utama Indonesia.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto menyampaikan pada kuartal II/2020 harga minyak dan gas (migas) serta komoditas tambang lainnya di pasar internasional mengalami penurunan. Hal itu berimbas terhadap sejumlah komoditas utama di Indonesia.

Kecuk memberi contoh, harga minyak mentah Indonesia pada kuartal I/2020 sebesar US$52,7 per barel, selanjutnya anjlok 46,26 persen quarter to quarter (qtq) pada kuartal II/2020 menjadi US$27,67 per barel.

"Bahkan dengan kuartal II/2019, penurunan harga minyak mencapai 57 persen," paparnya, Rabu (5/8/2020).

Komoditas logam seperti timah, aluminium, dan tembaga juga turun secara kuartalan (qtq) dan tahunan (yoy). Sementara itu, harga komoditas makanan turun secara kuartalan, tetapi meningkat dalam skala tahunan.

Menurut data BPS, Produk Domestik Bruto atau pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2020 kontraksi -5,32 persen yoy atau -4,19 persen qtq. Struktur PDB menurut lapangan usaha pertambangan turun menjadi -2,72 persen yoy pada kuartal II/2020 dari -0,71 persen yoy pada kuartal I/2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Minyak komoditas Pertumbuhan Ekonomi
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top