Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Live

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 5 Agustus 2020

Pada perdagangan Selasa (4/8/2020), rupiah akhirnya ditutup menguat 5 poin atau 0,03 persen ke level Rp14.625 per dolar AS.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  15:09 WIB
Karyawan menunjukan uang dolar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (22/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan menunjukan uang dolar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (22/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Data pertumbuhan ekonomi yang akan dirilis hari ini, Rabu (5/8/2020), diperkirakan memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah.

Pada perdagangan Selasa (4/8/2020), rupiah akhirnya ditutup menguat 5 poin atau 0,03 persen ke level Rp14.625 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,2 poin atau 0,21 persen ke level 93,342 pada pukul 14.52 WIB.

Sepanjang perdagangan rupiah bergerak di rentang Rp14.565. s.d 14.672,5 per dolar AS. Dibandingkan dengan posisi awal tahun, rupiah menguat 5,47 persen.

Kinerja rupiah terbilang tidak seiring dengan mata uang Asia lainnya yang melemah terhadap dolar AS. Rupiah menguat bersama ringgit Malaysia, Bath Thailand, dan dolar Singapura. Sementara itu dolar Hong Kong, yen Jepang, won Korea, dolar Taiwan, dan yuan China melemah.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II/2020 hari ini pada pukul 11:00 WIB.

Dari konsensus Bloomberg, pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi mengalami kontraksi hingga -4,72 persen dari rata-rata -4,70 persen.

Di antara konsensus tersebut, proyeksi kontraksi terdalam diberikan oleh UBS AG sebesar -8,82 persen. Sementara itu, Moody's Analytics masih memperkirakan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2020 tumbuh positif 1,4 persen.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun ini bakal mengalami kontraksi di kisaran -3,5 persen hingga -5,1 persen dengan titik tengah di -4,3 persen.

Bagaimana pergerakan nilai tukar rupiah hari in? Simak terus secara live di Bisnis.com!

15:08 WIB

Pukul 14. 59: Rupiah Ditutup Menguat 75 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 75 poin atau 0,51 persen ke level Rp14.550 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,326 poin atau 0,35 persen ke level 93,056 pada pukul 14.57 WIB.

14:29 WIB

Pukul 14.24 WIB: Rupiah Menguat 55 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 55 poin atau 0,38 persen ke level Rp14.570 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,307 poin atau 0,33 persen ke level 93,075 pada pukul 14.18 WIB.

13:42 WIB

Pukul 13.14 WIB: Rupiah Menguat 47 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 47 poin atau 0,32 persen ke level Rp14.577 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,222 poin atau 0,24 persen ke level 93,16 pada pukul 13.30 WIB.

11:32 WIB

Pukul 11.24 WIB: Rupiah Menguat 47 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 47 poin atau 0,32 persen ke level Rp14.577 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,267 poin atau 0,29 persen ke level 93,115 pada pukul 11.18 WIB.

10:01 WIB

Pukul 09.52 WIB: Rupiah Menguat 53 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 53 poin atau 0,36 persen ke level Rp14.572 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,263 poin atau 0,28 persen ke level 93,119 pada pukul 09.48 WIB.

09:04 WIB

Pukul 09.00 WIB: Rupiah Dibuka Menguat 85 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka di zona hijau dengan penguatan 85 poin atau 0,58 persen ke level Rp14.540 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,232 poin atau 0,25 persen ke level 93,150 pada pukul 09.51 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nilai tukar rupiah
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top