Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Turun Tipis, Asing Net Sell Rp218,49 Miliar

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatat aksi jual bersih (net sell) senilai Rp218,49 miliar, net sell hari kedua berturut-turut.
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Investor asing melanjutkan aksi jual bersih pada perdagangan hari ini, Rabu (22/7/2020), seiring dengan tergelincirnya Indeks Harga Saham Gabungan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatat aksi jual bersih (net sell) senilai Rp218,49 miliar, net sell hari kedua berturut-turut (lihat tabel).

Aksi beli oleh investor asing pada Rabu (22/7) tercatat sekitar 821,63 juta lembar saham senilai Rp1,9 triliun. Adapun, aksi jual oleh investor asing tercatat 1,31 miliar lembar saham senilai Rp2,1 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp8,24 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 9,27 miliar lembar saham.

Sementara itu, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 5.110,19 dengan koreksi tipis 0,09 persen atau 4,52 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (21/7/2020), IHSG mampu berakhir di level 5.114,71 dengan kenaikan tajam 1,26 persen atau 63,6 poin, mematahkan koreksi yang dibukukan dua hari perdagangan berturut-turut sebelumnya.

Sebelum ditutup di zona merah, pergerakan indeks terpantau sempat zig-zag antara teritori positif dan negatif bahkan menembus level 5.140. Sepanjang perdagangan Rabu, IHSG bergerak fluktuatif dalam kisaran 5.099,57 – 5.142,04.

Sebanyak 6 dari 10 sektor pada IHSG ditutup melemah, dipimpin aneka industri (-1,19 persen) dan properti (-0,7 persen). Empat sektor lainnya mampu menguat, dipimpin pertambangan (+0,45 persen) dan infrastruktur (+0,36 persen), sekaligus membatasi besarnya koreksi IHSG.

Tercatat 172 saham menguat, 232 saham melemah, dan 178 saham berakhir stagnan. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing turun 1,6 persen dan 2,5 persen menjadi penekan utama IHSG.

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing

Tanggal

Total

Keterangan

22 Juli

Rp218,49 miliar

Net sell

21 Juli

Rp94,01 miliar

Net sell

20 Juli

Rp243,7 miliar

Net buy

17 Juli

Rp400,52 miliar

Net sell

16 Juli

Rp123,86 miliar

Net buy

15 Juli

Rp651,97 miliar

Net sell

14 Juli

 Rp160 miliar

net sell 

13 Juli

 Rp44,1 miliar

net sell 

10 Juli

 Rp95,58 miliar

net buy 

9 Juli

Rp131,47 miliar

Net sell

Sumber: BEI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper