Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Rilis Putusan Suku Bunga BI, IHSG Tembus Level 5.100

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit ke zona hijau dan menguat hingga menembus level 5.100 pada awal perdagangan hari ini, Kamis (16/7/2020).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  09:43 WIB
Pengunjung melintas di dekat papan layar elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (22/6/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melintas di dekat papan layar elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (22/6/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit ke zona hijau dan menguat hingga menembus level 5.100 pada awal perdagangan hari ini, Kamis (16/7/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG menguat 0,50 persen atau 25,36 poin ke level 5.101,16 pada pukul 09.10 WIB dari level penutupan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (15/7/2020), IHSG berakhir di level 5.075,80 dengan koreksi 0,07 persen atau 3,32 poin.

Indeks terpantau mulai bangkit dari zona merah dengan naik 0,30 persen atau 15,43 poin ke level 5.091,23 pada Kamis. Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak dalam kisaran 5.075,83 – 5.104,11.

Sebanyak 8 dari 9 sektor dalam IHSG bergerak positif, dipimpin aneka industri (+2,89 persen) dan pertanian (+0,66 persen). Satu-satunya sektor yang bergerak negatif adalah properti (-0,05 persen).

Dari 696 saham yang diperdagangkan, 148 saham menguat, 56 saham melemah, dan 492 saham stagnan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang naik 0,73 persen dan 1,94 persen masing-masing menjadi pendorong utama penguatan IHSG.

Menurut Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya, IHSG berpotensi bergerak terkonsolidasi dalam kisaran 4.821 -5.123.

“Jelang rilis data perekonomian tingkat suku bunga pada hari ini akan turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG, sedangkan pola gerak IHSG terlihat kembali dalam fase konsolidasi wajar,” tulis William melalui riset harian.

Menurut 18 dari 30 ekonom dalam survei Bloomberg, BI diproyeksi akan memangkas suku bunga acuan 7-DRRR sebesar 25 basis poin menjadi 4 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berakhir Kamis (16/7/2020),

Sementara itu, 11 ekonom memprediksi tidak ada perubahan dan 1 lainnya meramal penurunan sebesar 50 basis poin.

Di sisi lain, sambung William, gelombang tekanan terlihat belum akan berakhir mengingat capital outflow masih terjadi secara ytd.

Berbanding terbalik dengan IHSG, indeks saham lainnya di Asia mayoritas tampak bergerak di zona merah, antara lain indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang yang masing-masing terkoreksi 0,12 persen dan 0,24 persen.

Kemudian, indeks Shanghai Composite dan CSI 300 China masing-masing turun 0,28 persen dan 0,810 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 0,50 persen, serta indeks Kospi Korea Selatan turun 0,21 persen pukul 9.11 WIB.

Di pasar mata uang domestik, nilai tukar rupiah terpantau rebound dan terapresiasi 28 poin atau 0,19 persen ke level Rp14.560 per dolar AS pukul 9.10 WIB, setelah berakhir melemah tajam 138 poin di posisi 14.588 pada Rabu (15/7/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Gonjang Ganjing Rupiah bank indonesia
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top