Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investor Sambut Laporan Keuangan Emiten, Wall Street Menguat

Pelaku pasar kini fokus pada hasil laporan keuangan dan tengah wait and see untuk melihat sejauh mana dampak Covid-19 mempengaruhi kinerja emiten.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 13 Juli 2020  |  22:04 WIB
Wall Street. - Bloomberg
Wall Street. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Amerika Serikat langsung tersengat di awal perdagangan pekan ini seiring ekspektasi kinerja emiten yang dinilai bakal jadi obat penawar dari dampak Covid-19.

Dilansir dari Bloomberg,  Senin (13/7/2020), indeks S&P 500 menanjak kendati banyak emiten yang belum merilis laporan keuangan. Pelaku pasar menunggu hasil laporan keuangan untuk tahu sejauh mana dampak pandemi Covid-19 menggerus kinerja emiten. 

Indeks S&P terpantau naik 0,93 persen pada pukul 21.15 WIB atau 09.15 Waktu New York. Adapu Indeks Dow Jones dan Nasdaq masing-masing naik 1,34 persen dan 1,45 persen.

Saham PepsiCo Inc. melonjak setelah perusahaan pembuat minuman ringan itu melaporkan kinerja yang melampaui ekspektasi di kuartal II/2020. Saham Maxim Integrated Products Inc. juga melesat setelah rivalnya Analog Devices Inc. setuju untuk mengakuisisi perusahaan semikonduktor. Adapun saham Tesla naik 16 persen. 

Sementara itu, saham-saham perbankan AS diperdagangkan mendekati level terendah sejak 2009 seiring kinerja pendapatan yang tertekan. 

Bursa saham global kini mendekati level tertinggi sejak Februari 2020. Fokus investor kini tertuju pada prospek laba emiten. Hal itu akan menjadi pelengkap katalis positif dari berbagai kebijakan fiskal dan bank sentral.

Sebagian besar pelaku pasar disebut akan mengabaikan wabah virus corona kendati di beberapa tempat jumlah kasus baru meningkat. Misal, di negara bagian Florida kemarin terjadi penambahan kasus baru harian terbesar, yaitu 15.300 kasus.  Pelaku pasar masih optimistis kendati prospek pendapatan emiten diperkirakan tergerus lebih dari 40 persen. 

"Investor akan tetap fokus ke depan walaupun kita disandera oleh pandemi dan terus membayangi rencana pembukaan kembali perekonomian di Amerika Serikat," ujar ohn Stoltzfus, chief investment strategist di Oppenheimer & Co. dalam sebuah laporan untuk klien.

Berikut perkembangan pasar keuangan dunia

Saham

  • Indeks S&P 500 naik 1 persen
  • Indeks Dow Jones Industrial Average naik 1,2 persen
  • Indeks Komposit Nasdaq naik 1,3 persen

Mata Uang

  • Indeks Spot Dollar Bloomberg turun 0,2 persen, terendah lebih dari sebulan.
  • Euro melonjak 0,5 persen menjadi $ 1,1362, terkuat dalam tiga pekan

Obligasi

  • Imbal hasil pada obligasi AS tenor dua tahun naik naik kurang dari satu basis poin menjadi 0,16 persen,
  • Imbal hasil obligasi AS tenor 30-tahun naik dua basis poin menjadi 1,35 persen.
  • Imbal hasil obligasi Jerman tenor 10 tahun naik lima basis poin menjadi -0,42 persen

Komoditas

  • Minyak mentah West Texas Intermediate turun 0,7 persen menjadi $ 40,26 per barel.
  • Emas menguat 0,5 persen menjadi $ 1,808.08 per ounce.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wall street

Sumber : Bloomberg

Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top