Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Solusi Bangun Indonesia (SMCB) Lirik Pasar Ekspor Baru, Termasuk Amerika 

SMCB saat ini menjual produk semen dan terak ke ke Bangladesh, China, dan Filipina. Selain wilayah tersebut,SMCB menjajaki kemungkinan untuk memasok semen dan material terkait ke wilayah lain termasuk Amerika Serikat
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 09 Juli 2020  |  14:08 WIB
Produk semen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB). Istimewa
Produk semen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB). Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) mengincar sejumlah pasar internasional baru untuk menjaga tingkat pendapatan dan laba perusahaan sepanjang tahun ini.

Direktur Solusi Bangun Indonesia Lilik Unggul Raharjo mengatakan, pihaknya tetap mengutamakan penjualan domestik sebagai tulang punggung penerimaan untuk tahun 2020. Namun penjualan ke pasar mancanegara tetap diperlukan untuk menjaga kinerja tidak terjerembab saat pasar domestik lesu.

"Ekspor semen dan material dapat menjadi penggerak kinerja keuangan perusahaan dikala permintaan domestik tengah tertekan," katanya dalam paparan publik perusahaan secara daring pada Kamis (9/7/2020).

Saat ini, ekspor semen, terak dan material SMCB umumnya dikirim ke Bangladesh, China, dan Filipina. Selain wilayah tersebut, Lilik mengatakan SMCB juga tengah menjajaki kemungkinan untuk memasok semen dan material terkait ke wilayah lain.

"Kami sedang mencoba untuk masuk ke kawasan Amerika. Sekarang sedang dalam tahap penjajakan," ujarnya.

Lilik optimistis, apabila rencana ekspor ini tercapai, nilai ekspor SMCB akan terjaga atau bahkan naik pada tahun ini.

Sepanjang kuartal I/2020, perseroan mencatatkan kenaikan volume penjualan semen dan terak sebesar 5,78 persen menjadi 2,84 juta ton.Kenaikan ini, ujar Lilik, disebabkan oleh adanya intercompany sales ke Semen Indonesia Group serta kenaikan harga jual rata-rata sebesar 5 persen.

Dari hasil operasional, SMCB membukukan pendapatan sebesar Rp2,46 triliun pada kuartal I/2020, meningkat 4,88 persen terhadap periode yang sama tahun lalu. Penjualan semen menjadi pendorong utama, dengan peningkatan sebesar 9,46 persen menjadi Rp2,24 triliun.

Sementara itu, pada segmen beton jadi dan agregat, penjualan tercatat terkoreksi masing-masing sebesar 26,54 persen dan 41,32 persen. Adapun, pendapatan dari segmen jasa konstruksi lainnya meningkat 64,11 persen menjadi Rp9,65 miliar. Perolehan tersebut membawa SMCB mencetak laba sebesar Rp68,42 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semen indonesia solusi bangun indonesia
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top