Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gara-Gara Covid-19, Temasek Tunda Laporan Tahunan hingga September

Penundaan terjadi pada saat yang sulit bagi Temasek yang telah membuat kepemilikan saham publiknya terpukul pada kuartal pertama.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  12:59 WIB
Seorang eksekutif Temasek bersiap naik ke panggung dalam Temasek Review, sebuah acara tahunan yang diselenggarakan perusahaan asal Singapura itu, pada 2016. - Reuters/Edgar Su
Seorang eksekutif Temasek bersiap naik ke panggung dalam Temasek Review, sebuah acara tahunan yang diselenggarakan perusahaan asal Singapura itu, pada 2016. - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA - Temasek Holdings Pte. telah membuat keputusan untuk menunda laporan tahunannya hingga September dengan alasan Covid-19 karena menghambat arus informasi keuangan global.

Chief Executive Officer (CEO) Temasek Holdings Ho Ching mengumumkan keterlambatan dalam postingan Facebook pada hari Kamis (2/7/2020).

Perusahaan, yang mengelola S$313 miliar (US$224,6 miliar) per Maret 2019, tadinya akan merilis laporan bulan ini.

Penundaan terjadi pada saat yang sulit bagi Temasek yang telah membuat kepemilikan saham publiknya terpukul pada kuartal pertama. Padahal, perusahaan telah membuat beberapa komitmen besar untuk mendukung perusahaan portofolio seperti Singapore Airlines Ltd.

Dalam jabatannya, Ho menyalahkan Covid-19 karena memaksa perusahaan di seluruh dunia untuk menunda hasil keuangan mereka, mencatat bahwa banyak perusahaan portofolio Temasek memiliki operasi multi-nasional.

"Meskipun kami tidak mengantisipasi pandemi Covid, indikator ekonomi telah menjadi mengkhawatirkan sejak tahun lalu," tulisnya.

Dia menambahkan perusahaan telah membuat rencana untuk membangun neraca keuangannya. "Jelas Covid sekarang masalah yang lebih besar dari yang kita duga."

CEO Temasek Ho adalah istri Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong yang akan maju dalam pemilihan umum Juli mendatang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

temasek laporan keuangan

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top