Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Diprediksi Melemah, Ini Rekomendasi Saham MNC Sekuritas

MNC Sekuritas memperkirakan support terdekat IHSG saat ini berada pada level 4.862.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  06:25 WIB
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – MNC Sekuritas memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (1/7/2020) berpotensi terkoreksi.

Dalam laporan hariannya, Tim Riset MNC Sekuritas mengatakan, IHSG ditutup menguat tipis 0,1 persen di level 4.905 pada perdagangan Selasa (30/6/2020) lalu.

Pada perdagangan hari ini, Rabu (1/7/2020), MNC Sekuritas memperkirakan support terdekat IHSG saat ini berada pada level 4,862.

Apabila IHSG menembus tingkat ini, MNC Sekuritas mengatakan pergerakan IHSG akan cenderung terkoreksi dengan target di kisaran 4.400-4.500, Kemungkinan tersebut akan kian terbuka bila IHSG menembus level support kedua di 4.712.

Namun, apabila IHSG naik menembus level resistance di kisaran 5.020, maka IHSG diperkirakan akan menguji area 5.040 dan 5.140 untuk menguat membentuk wave [v] pada pola diagonal.

“Tingkat support IHSG hari ini berada di 4.862 dan 4.712, serta level resistance di 5.020 dan 5.140," demikian kutipan laporan tersebut.

Sementara itu, MNC Sekuritas juga merekomendasikan trading buy dan sell untuk sejumlah saham. Berikut adalah penjelasannya:

BMRI - Buy on Weakness (Rp4.950)
Selama BMRI tidak terkoreksi di bawah Rp4.690, maka pergerakan BMRI kemarin kami perkirakan sebagai bagian dari wave [iii] dari wave C. Hal ini berarti BMRI masih berpeluang untuk menguat.
Buy on Weakness: Rp4.800-Rp4.950
Target Price: Rp5.300, Rp5.800
Stoploss: dibawah Rp4.690

ANTM - Buy on Weakness (Rp605)
Selama ANTM tidak terkoreksi di bawah Rp545, maka pergerakan ANTM saat ini sedang membentuk wave (ii) dari wave [iii]. Hal ini berarti ANTM akan terkoreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave (ii), setelah terkonfirmasi, maka ANTM akan berpeluang menguat membentuk wave (iii) dari wave [iii].
Buy on Weakness: Rp565-Rp600
Target Price: Rp 645, Rp 710
Stoploss: below Rp 545

JPFA - Spec Buy ( Rp1.185)
Kami memperkirakan saat ini JPFA sedang berada di wave (b) dari wave [v] dari wave C. Hal ini berarti JPFA masih berpotensi terkoreksi namun cenderung terbatas, sehingga apabila JPFA sudah terkonfirmasi menyelesaikan wave (b), maka JPFA berpeluang menguat membentuk wave (c) dari wave [v].
Spec Buy: Rp1.165-Rp1.180
Target Price: Rp1.270, Rp1.330
Stoploss: below Rp1.075

ACES - Sell on Strength (Rp1.510)
Kami memperkirakan pergerakan ACES saat ini sedang berada pada wave [ii] dari wave A dari wave (B), sehingga penguatan pada ACES hanya berlangsung pada jangka pendek. Hal ini berlaku apabila ACES tidak dapat menembus resistance yang ada pada level Rp1.585, koreksi ACES sendiri akan terkonfirmasi apabila ACES secara agresif menembus area Rp1.455. Kami memperkirakan koreksi ACES akan berada pada area Rp1.350-Rp1.450 dan idealnya koreksi ACES berada pada area Rp1.280.
Sell on Strength: Rp1.510-Rp1.550

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top