Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penjualan Camilan Moncer, Siantar Top (STTP) Raup Omzet Rp3,5 triliun

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di harian Bisnis Indonesia, Selasa (2/6/2020), perseroan meraup total penjualan Rp3,51 triliun sepanjang tahun 2019. Realisasi tersebut bertumbuh 24,25 persen secara tahunan dibandingkan perolehan tahun lalu sebesar Rp2,83 triliun.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  10:04 WIB
Presiden Direktur PT Siantar Top Tbk. Pitoyo (dari kanan) berbincang dengan Direktur Armin, dan Direktur Suwanto saat paparan publik, di Surabaya, Jumat (15/12). - JIBI/Wahyu Darmawan
Presiden Direktur PT Siantar Top Tbk. Pitoyo (dari kanan) berbincang dengan Direktur Armin, dan Direktur Suwanto saat paparan publik, di Surabaya, Jumat (15/12). - JIBI/Wahyu Darmawan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten konsumer yang khusus memproduksi makanan ringan PT Siantar Top Tbk. (STTP) membukukan kinerja cemerlang sepanjang tahun 2019 silam.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di harian Bisnis Indonesia, Selasa (2/6/2020), perseroan meraup total penjualan Rp3,51 triliun sepanjang tahun 2019. Realisasi tersebut bertumbuh 24,25 persen secara tahunan dibandingkan perolehan tahun lalu sebesar Rp2,83 triliun.

Produsen Mie Gemez tersebut juga mencatatkan kinerja yang cemerlang dari sisi laba bersih dengan kenaikan sebesar 89,12 persen year-on-year menjadi Rp482,62 miliar pada tahun lalu.

Kendati beban pokok penjualan perseroan meningkat 15,96 persen menjadi Rp2,56 triliun, namun perseroan mampu meraup untung dari pendapatan lain-lain serta efisiensi dari beban keuangan dan beban lain-lain.

Walhasil, laba bersih atau earning per share yang dapat dibagikan perseroan untuk tahun buku 2019 adalah sebesar Rp368,41.

Total liabilitas perseroan terpantau terkoreksi 25,51 persen menjadi Rp733,56 miliar, bersamaan dengan itu total ekuitasnya meningkat 30,47 persen menjadi Rp2,15 triliun sepanjang tahun lalu.

Dengan demikian, total aset perseroan bertumbuh 9,52 persen secara tahunan menjadi Rp2,88 triliun dibandingkan tahun 2018 lalu.

Terakhir, kas dan setara kas akhir periode tahun lalu meningkat drastis 57,12 persen secara tahunan dari posisi Rp64,11 miliar menjadi Rp100,73 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten siantar top sektor konsumer
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top