Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Emiten Rokok Wismilak (WIIM) Raih Pendapatan Rp1,39 Triliun pada 2019

Realisasi pendapatan Rp1,39 triliun turun tipis 0,84 persen dibanding periode tahun sebelumnya yakni Rp1,4 triliun.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 12 Mei 2020  |  11:37 WIB
Screenshot website - wismilak.com
Screenshot website - wismilak.com

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten rokok PT Wismilak Inti Makmur Tbk. (WIIM) mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,39 triliun sepanjang tahun 2019.

Dikutip dari laporan keuangan konsolidasi per 31 Desember 2019 yang diterbitkan harian Bisnis Indonesia, Selasa (12/5/2020), realisasi tersebut turun tipis 0,84 persen dibanding periode tahun sebelumnya yakni Rp1,4 triliun.

Kendati demikian, laba bersih perseroan tergerus 46,61 persen dari posisi Rp51,09 miliar menjadi Rp27,27 miliar pada tahun lalu.

Walhasil, laba per saham atau earning per share yang dapat dibagikan perseroan untuk tahun buku 2019 ikut melorot dari Rp24,33 menjadi Rp12,99.

Penurunan signifikan laba bersih terutama disumbang oleh kenaikan beban penjualan, beban umum dan administrasi, beban bunga dan rugi atas penurunan nilai investasi jangka pendek.

Adapun, total liabilitas dan ekuitas produsen rokok dengan jenama Galan dan Diplomat tersebut naik masing-masing 6,4 persen menjadi Rp266,35 miliar dan 2,78 persen menjadi Rp1,03 triliun.

Total aset perusahaan pun naik tipis 3,5 persen dari posisi Rp1,25 triliun menjadi Rp1,3 triliun pada tahun lalu.

Terakhir, kas setara kas akhir tahun perseroan melonjak 204,42 persen dari Rp87,06 miliar pada tahun 2018 menjadi Rp265,02 miliar pada akhir tahun lau disebabkan oleh kenaikan kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten rokok Kinerja Emiten wismilak
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top