Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham Raksasa Teknologi Bertumbangan, Indeks Nasdaq Turun Tajam

Saham perusahaan-perusahaan teknologi ternama di Amerika Serikat bertumbangan dan menyeret indeks Nasdaq Composite turun tajam pada akhir perdagangan Selasa (28/4/2020).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 29 April 2020  |  05:06 WIB
Pedagang bekerja di lantai bursa New York Stock Exchange. -  Michael Nagle / Bloomberg
Pedagang bekerja di lantai bursa New York Stock Exchange. - Michael Nagle / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Saham perusahaan-perusahaan teknologi ternama di Amerika Serikat bertumbangan dan menyeret indeks Nasdaq Composite turun tajam pada akhir perdagangan Selasa (28/4/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Nasdaq Composite ditutup merosot 1,40 persen atau 122,43 poin ke level 8.607,73.

Nasdaq menghentikan reli yang mampu tercatat dua hari beruntun sebelumnya akibat tertekan penurunan saham Facebook, Amazon.com, dan Netflix setelah data menunjukkan kepercayaan konsumen AS turun pada April ke level terendah sejak 2014.

Sedikit lebih beruntung daripada Nasdaq, indeks S&P 500 berakhir terkoreksi 0,52 persen ke level 2.863,39, indeks Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,13 persen ke posisi 24.101,55.

Sebagian besar saham dalam indeks S&P 500 mampu naik di tengah penguatan saham-saham operator kasino dan saham lain yang sensitif terhadap isu virus corona.

“Sepertinya tengah berlangsung rotasi. Pertanyaannya adalah apakah ini pergeseran yang tahan lama atau pergerakan melawan tren,” ujar Sameer Samana, ahli strategi pasar global senior di Wells Fargo Investment Institute, dikutip dari Bloomberg.

Dengan indeks saham AS telah mencatat kenaikan lebih dari 25 persen sejak menyentuh level terendahnya pada Maret, banyak investor yang mencari katalis-katalis baru untuk mendorong kenaikan lebih lanjut.

“Tidak ada yang mengharapkan kita akan kembali ke titik yang kita tinggalkan, tetapi setidaknya ada langkah untuk membuka kembali. Meski sentimennya positif, kita akan terus melihat volatilitas,” ujar Chris Gaffney dari TIAA

Pasar dipastikan akan menantikan keputusan rapat kebijakan moneter bank sentral Federal Reserve AS dan Bank Sentral Eropa (ECB) pekan ini.

Sementara itu, laporan kinerja keuangan perusahaan akan terus membanjiri sentimen pasar, termasuk oleh Amazon.com Inc., Microsoft Corp., dan Samsung Electronics Co.

Berbanding terbalik dengan Wall Street, indeks Stoxx Europe 600 ditutup naik tajam sekitar 1,7 persen, indeks MSCI Asia Pacific menguat 0,5 persen, dan indeks MSCI All Country World naik 0,2 persen. Di sisi lain, Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,3 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as wall street bursa global
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top