Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bursa Eropa Menguat ke Level Tertinggi Tujuh Pekan

Bursa Eropa berhasil melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan Selasa (28/4/2020), di tengah harapan rencana sejumlah negara untuk membuka kembali aktivitas perekonomian yang telah terpukul pandemi virus corona (Covid-19).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 29 April 2020  |  04:36 WIB
Bursa Efek Frankfurt. - Alex Kraus / Bloomberg
Bursa Efek Frankfurt. - Alex Kraus / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Eropa berhasil melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan Selasa (28/4/2020), di tengah harapan rencana sejumlah negara untuk membuka kembali aktivitas perekonomian yang telah terpukul pandemi virus corona (Covid-19).

Pergerakan indeks Stoxx Europe 600, yang mewakili saham perusahaan-perusahaan di 17 negara kawasan Eropa, berakhir di level 341,09, level tertinggi dalam tujuh pekan, dengan penguatan 1,68 persen atau 5,65 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (27/4/2020), indeks Stoxx ditutup di level 335,44 juga dengan kenaikan tajam 1,77 persen atau 5,85 poin.

Saham ABB menanjak 5,3 persen setelah melaporkan hasil yang lebih baik dari ekspektasi dan mengutarakan bahwa perusahaan tidak berekspektasi adanya kerugian pada kuartal kedua. Saham UBS juga naik 7,1 persen setelah menyampaikan optimisme dapat menghadapi lonjakan kredit macet.

Indeks Stoxx Europe 600 naik menuju kenaikan terbesar secara bulanan sejak Oktober 2015 seiring dengan tumbuhnya optimisme bahwa negara-negara mulai dari Spanyol hingga Prancis akan mengendurkan lockdown.

Stoxx 600 telah melambung dari level terendahnya pada pertengahan Maret di tengah upaya stimulus otoritas negara-negara di dunia dan harapan melambatnya wabah corona. Namun, sektor defensif yang telah memimpin rebound ini menandakan sentimen investor masih rapuh.

“Pasar saham telah menunjukkan tanda-tanda ketahanan akhir-akhir ini, terlepas dari data makro ekonomi yang buruk dan aliran berita yang beragam tentang pandemi,” ujar Olivier Marciot, manajer investasi di Unigestion, dikutip dari Bloomberg.

“Pergumulan antara bank sentral dan dampak langkah-langkah pengendalian terhadap pertumbuhan sedang berkecamuk, tetapi sentimen investor tetap merupakan esensinya. Selama dukungan tanpa batas tetap ada, risiko penurunan untuk memegang aset berisiko akan terbukti terbatas,” tambahnya.

Saat total jumlah kasus terkonfirmasi positif virus corona mencapai 3 juta orang di seluruh dunia, tingkat pertumbuhannya tetap stabil yakni sekitar 2 persen hingga 4 persen sehari, seperti dikutip dari Market Watch.

Di antara indeks saham utama pendongkrak Stoxx pada Selasa adalah indeks FTSE 100 Inggris (+1,91 persen), indeks DAX Jerman (+1,27 persen), indeks CAC 40 Prancis (+1,43 persen), dan indeks FTSE MIB Italia (+1,71 persen).

Sementara itu, saham Cineworld Group PLC. yang melonjak 17,07 persen membukukan kenaikan terbesar pada indeks Stoxx, disusul saham Signify N.V. (+16,63 persen) dan Micro Focus International PLC. (+15,31 persen).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa bursa global indeks stoxx 600
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top