Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ringkasan Perdagangan 27 April: IHSG & Rupiah Kompak Rebound, Harga Emas Turun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak rebound dan berakhir menguat bersama nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 27 April 2020  |  19:31 WIB
Pengunjung melintas didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Rabu (22/4/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung melintas didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Rabu (22/4/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak rebound dan berakhir menguat bersama dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Pasar saham global pada umumnya mengawali pekan ini dengan pergerakan positif di tengah tanda-tanda progres dalam perang melawan pandemi virus corona (Covid-19) dan dorongan langkah-langkah stimulus dari bank sentral.

Berikut adalah ringkasan perdagangan di pasar saham, mata uang, dan komoditas yang dirangkum Bisnis.com, Senin (27/4/2020):

IHSG Ditutup di Level 4.513, Properti Batasi Stamina Indeks

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan kenaikan 0,38 persen atau 17,08 poin ke level 4.513,14. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif dalam kisaran 4.474,89-4.541,31.

Sebanyak 8 dari 10 sektor pada IHSG berakhir di wilayah positif, dipimpin infrastruktur (+1,36 persen) dan aneka industri (+1,3 persen).

Sebaliknya, sektor properti dan perdagangan masing-masing turun 1,31 persen dan 0,04 persen sekaligus membatasi besarnya penguatan IHSG.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing naik 1,9 persen dan 0,8 persen menjadi pendorong utamanya.

Tiga Saham Paling Cuan April 2020, Jawaranya Menguat 109 Persen!

Emiten produsen semen, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. menempati urutan teratas daftar movers indeks harga saham gabungan periode April 2020.

Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI), yang dikutip Senin (27/4/2020), Solusi Bangun Indonesia memimpin daftar movers indeks harga saham gabungan (IHSG) month to date (mtd) April 2020.

Otoritas mencatat laju emiten berkode saham SMCB itu telah menguat 109,8 persen ke level Rp1.385 hingga penutupan, Jumat (24/4/2020).

Rupiah Berbalik Menguat

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berhasil rebound dan berakhir terapresiasi 15 poin atau 0,10 persen ke level Rp15.385 per dolar AS, setelah sepanjang hari bergerak fluktuatif dalam kisaran 15.385 – 15.494 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,34 persen atau 0,340 poin ke posisi 100,040 pukul 18.48 WIB, di tengah menanjaknya minat investor untuk aset-aset berisiko.

Bersama rupiah, sejumlah mata uang di Asia pun menguat antara lain won Korea Selatan (+0,77 persen), peso Filipina (+0,22 persen), dan dolar Taiwan (+0,15 persen).

Permintaan Menurun, Harga CPO Diprediksi Kian Tergelincir

Perusahaan pemeringkat Fitch Ratings menurunkan proyeksi harga jual minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sebesar US$30 per ton pada tahun ini.

Fitch sebelumnya memproyeksikan harga CPO bakal menyentuh level US$550 per ton pada 2020 dan US$575 per ton pada 2021. Akan tetapi proyeksi tersebut diubah menjadi US$520 per ton pada tahun ini dan US$560 pada tahun depan.

Dalam risetnya, Fitch menyebutkan penurunan itu mencerminkan risiko permintaan minyak nabati dan biodiesel yang lebih lemah karena dampak pandemi covid-19. Selain itu penurunan tajam dalam harga minyak mentah juga ikut berpengaruh.

Rendahnya Permintaan Tekan Harga Minyak Ke Level US$15, Anjlok 7 Persen

Penurunanan harga utamanya ditekan oleh tingginya kekhawatiran pasar akan permintaan minyak mentah dunia yang masih rendah bila dibandingkan dengan tingkat produksi global.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan tekanan harga minyak masih belum akan menghilang. Pasalnya pandemic covid-19 telah membuat perekonomian global terpuruk.

“Dalam jangka pendek mungkin harga minyak masih bergerak di bawah $25 per barel untuk WTI dan $32 per barel untuk Brent,” katanya kepada Bisnis.com.

Pergerakan Harga Emas

Harga emas Comex untuk kontrak Juni 2020 terpantau turun 2 poin atau 0,12 persen ke level US$1.733,60 per troy ounce pukul 18.46 WIB.

Di dalam negeri, harga emas batangan Antam berdasarkan daftar harga emas untuk Butik LM Pulogadung Jakarta pun berkurang Rp4.000 menjadi level Rp939.000 per gram.

Harga pembelian kembali atau buyback emas ikut turun Rp4.000 ke posisi Rp838.000 per gram dari harga sebelumnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Gonjang Ganjing Rupiah Harga Emas Hari Ini
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top