Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Minyak Berpotensi Turun lagi, AS tak Mau Pangkas Produksi

Pergerakan harga komoditas minyak, hari ini diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh OPEC Meetings, OPEC-JMMC Meetings (Allday) dan Core CPI AS. Emas berpotensi melanjutkan tren penguatan, sementara dolar diprediksi melemah.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 10 April 2020  |  10:27 WIB
Eksplorasi minyak di lepas pantai - Antara
Eksplorasi minyak di lepas pantai - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pergerakan harga komoditas minyak, hari ini diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh OPEC Meetings, OPEC-JMMC Meetings (Allday) dan Core CPI AS. Emas berpotensi melanjutkan tren penguatan, sementara dolar diprediksi melemah.

PT Monex Investindo Futures (MIFX) menilai pergerakan harga minyak yang turun pada Kamis (9/4/2020), seolah mengabaikan sentimen dari langkah aliansi OPEC + yang akan memotong 10 juta barel per hari produksi pada Juni. Dua produsen minyak raksasa dunia, Arab Saudi dan Rusia, berkontribusi lebih dari setengah penurunan tersebut.

“Market movers hari ini adalah OPEC Meetings, OPEC-JMMC Meetings [Allday] dan Core CPI AS [19:30 WIB],” tulis MIFX melalui laman resminya, Jumat (10/4/2020).

Berdasarkan tren pergerakan dalam beberapa terakhir serta sentimen yang akan diperhatikan pelaku pasar, harga emas diprediksi akan melanjutkan tren penurunan, sementara harga minyak diperkirakan akan terpukul.

Sementara itu, nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang diperkirakan melemah seiring dengan perkembangan angka pengangguran yang meningkat di negeri paman sam.

Berikut proyeksi potensi pergerakan sejumlah komoditas tersebut:

EMAS

Potensi kenaikan harga emas berlanjut menguji resisten 1690 -1695 karena didukung oleh langkah The Fed yang kembali mengucurkan stimulus untuk mendukung ekonomi AS yang dilanda Covid19. Level support harga emas berada pada kisaran 1670 - 1665.

MINYAK

Harga minyak berpeluang bergerak turun menguji support di 22.80 - 22.50 karena pasar yang masih khawatir terhadap pemangkasan produksi OPEC+ yang tidak diikuti AS. Bila bergerak naik harga minyak berpotensi menguji resisten 24.00 - 24.50.

EURUSD

Melemahnya dolar AS pasca data klaim pengangguran AS dirilis lebih tinggi dari perkiraan berpotensi menopang kenaikan EURUSD menguji level resisten di 1.0940 - 1.0965. Bila bergerak turun EURUSD berpotensi menguji support di 1.0900 - 1.0870.

GBPUSD

Langkah The Fed yang memberikan stimulus tambahan untuk menghadapi dampak wabah Covid19 telah membebani dolar AS. GBPUSD berpotensi bergerak naik menguji resisten di 1.2480 - 1.2500. Support GBPUSD berada pada kisaran 1.2430 -1.2400.

USDJPY

Melemahnya dolar AS telah memberikan dampak positif bagi yen Jepang, USDJPY berpotensi bergerak turun menguji level support di 108.20 -108.00. Resisten USDJPY berada pada kisaran 108.70 -108.90.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang melanjutkan reli kenaikan menguji resisten di 0.6390 - 0.6420 karena ditopang oleh outlook pelemahan dolar AS lebih lanjut. Namun jika mampu bergera turun AUDUSD berpelaung menguji support di kisaran 0.6280 -0.6240.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini Harga Minyak dolar as
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top