Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sempat Melemah, IHSG Langsung Tancap Gas di Awal Perdagangan

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG terpantau menguat 1,19 persen atau 54,23 poin ke level 4.593,16 pada pukul 09.12 WIB dan bergerak pada kisaran 4.510,88-4.595,01.
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (31/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (31/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melanjutkan penguatan pada perdagangan pagi hari ini, Rabu (1/4/2020), setelah sempat melemah di awal perdagangan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG terpantau menguat 1,19 persen atau 54,23 poin ke level 4.593,16 pada pukul 09.12 WIB dan bergerak pada kisaran 4.510,88-4.595,01.

Indeks sempat mengawali perdagangan hari ini dengan pelemahan 0,19 persen atau 8,72 poin ke level 4.530,21 pada pukul 09.01 WIB.

IHSG menguat setelah Pada perdagangan Selasa (31/3/2020) ditutup melonjak 2,82 persen atau 124,43 poin ke level 4.538,93. Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG bergerak di level 4.416,49 – 4.569,47.

Seluruh 9 sektor dalam IHSG menguat, dipimpin oleh sektor industri dasar yang naik 2,51 persen, disusul sektor barang konsumsi yang menguat 1,45 persen dan finansial yang naik 1,21 persen.

Pagi ini, tercatat 198 saham menguat, 86 melemah 402 saham lainnya stagnan.

Saham PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP_ mencatat penguatan terbesar pagi ini dengan lonjakan hingga 29,09 persen, disusul saham PT Acset Indonusa Tbk yang melonjak 25 persen.

Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan IHSG bergerak berfluktuatif dan kembali berhasil mengembalikan kerugian di awal pekan.

Pada perdagangan Rabu (1/4/2020), dia memproyeksikan pergerakan indeks akan menguji resistan FR38.2% di kisaran level 4.590 sebagai konfrimasi penguatan ke level 5.000. Namun, di saat yang sama menjadi konfirmasi pelemahan apabila pulled back di level tersebut.

“Indikator Stochastic bergerak menjenuh pada area overbought dengan Indikator RSI yang masih berpeluang menguat keluar dari area oversold. Sehingga kami perkirakan IHSG berpeluang menguat dengan support resistance 4.500-4.750,” terang Lanjar, Selasa (31/3/2020)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper