Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Baru Dibuka, IHSG Senin (30/3) Anjlok 4 Persen

Pada hari ini pukul 9.02 WIB, IHSG anjlok 4,19 persen atau 190,56 poin menuju 4.355. Tampak 177 saham melemah, 26 saham naik, dan 66 stagnan.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  09:05 WIB
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (24/3/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (24/3/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Senin (30/3/2020) diperkirakan terkoreksi setelah mengalami penguatan 4,76 persen pada perdagangan Jumat (27/3/2020).

Pada hari ini pukul 9.02 WIB, IHSG anjlok 4,19 persen atau 190,56 poin menuju 4.355. Tampak 177 saham melemah, 26 saham naik, dan 66 stagnan.

Berdasarkan catatan PT Pilarmas Investindo Sekuritasberdasarkan analisis teknikal IHSG berpeluang melemah ke kisaran 4.300-an pada hari ini. Pada penutupan perdagangan hari terakhir, Jumat (27/03/2020), IHSG ditutup menguat 206 poin atau 4,76 persen menjadi 4.545.

“Berdasarkan analisa teknikal kami melihat saat ini IHSG memiliki peluang bergerak melemah dan di-trading-kan pada level 4.357—4.716,” tertulis dalam riset, dikutip pada Senin (30/3/2020).

Adapun, beberapa insentif yang akan memengaruhi perdagangan hari ini di antaranya adalah langkah pemerintah Jepang dalam menanggulangi wabah COVID-19. Meski tingkat kematian ataupun jumlah pasien di negara ini tidak terlalu tinggi, tetapi dampaknya terhadap sektor keuangan cukup besar.

Hans Kwee, Direktur Anugerah Mega Investama, mengatakan sentimen positif berupa penguatan bursa global dan regional berhasil mendorong IHSG pada seminggu terakhir.

"Pada awal pekan depan, kami perkirakan IHSG akan terkoreksi terlebih dahulu setelah mengalami kenaikan banyak di perdagangan Kamis dan Jumat," katanya Sabtu (28/3/2020).

IHSG sepekan membentuk candle naik dengan shadow di atas dan bawah indikasi kekuatan naik dengan fluktuasi di pasar. Menurut Hans, IHSG berpeluang konsolidasi melemah di pekan depan dengan support 4100 sampai 3911 dan resistance di level 4697 sampai 4937.

"Pelaku pasar harus rasional karena pasar mungkin akan fluktuasi cukup tinggi akibat wabah virus corona yang menunjukan peningkatan tinggi di beberapa negara," jelas Hans.

M. Nafan Aji Gusta Utama, Analis Binaartha Sekuritas, mengatakan berdasarkan indikator IHSG secara MACD masih negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.

"Kemudian, terlihat bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju support terdekat," ujar Nafan dalam riset hariannya.

Dia pun merekomendasikan saham yang dapat dicermati oleh investor, yaitu ANTM, INDY, KLBF, TBIG, TOWR, dan UNVR.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top