Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Plaza Indonesia (PLIN) Raih Pendapatan Rp1,47 Triliun

Sepanjang 2019, emiten berkode saham PLIN itu mencatatkan pendapatan sebesar Rp,147 triliun naik 2,36 persen dari posisi tahun sebelumnya Rp1,44 triliun.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 29 Maret 2020  |  16:28 WIB
Plaza Indonesia, salah satu portofolio Indonesian Paradise Property (INPP). Pada Juni 2019, INPP menjual saham di entitas asosiasi PT Plaza Indonesia Realty Tbk dan meraup laba Rp1,58 triliun. - www.theparadise/group.co
Plaza Indonesia, salah satu portofolio Indonesian Paradise Property (INPP). Pada Juni 2019, INPP menjual saham di entitas asosiasi PT Plaza Indonesia Realty Tbk dan meraup laba Rp1,58 triliun. - www.theparadise/group.co

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten properti PT Plaza Indonesia Realty Tbk. mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,47 triliun naik 2,36 persen secara tahunan.

Sepanjang 2019, emiten berkode saham PLIN itu mencatatkan pendapatan sebesar Rp,147 triliun naik 2,36 persen dari posisi tahun sebelumnya Rp1,44 triliun. Mayoritas pendapatan masih dikontribusikan oleh segmen pusat perbelanjaan Rp685,67 miliar.

Selain itu segmen hotel menyumbang Rp481,12 miliar, segmen perkantoran Rp247,81 miliar dan segmen apartemen Rp63,36 miliar. Seiring dengan itu jumlah beban pokok perseroan naik 1,91 persen dari posisi Rp418 miliar menjadi Rp426 miliar.

Adapun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas sebesar Rp532,69 miliar turun 3,72 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp553,26 miliar.

Selain itu total liabilitas perseroan tercatat turun 74,49 persen menjadi Rp972 miliar dari posisi Rp3,81 triliun. Liabilitas jangka pendek tercatat Rp582,23 miliar dan jangka panjang Rp390,22 miliar.

Adapun total aset PLIN mencapai Rp12,54 triliun turun 17,14 persen dari posisi sebelumnya Rp15,14 triliun. Aset lancar tercatat sebesar Rp956,47 miliar dengan aset tidak lancar Rp11,59 triliun.

Return on asset perseroan turun dari posisi 4,37 persen menjadi 3,83 persen. Sementara itu, return on equity naik dari posisi 4,74 persen menjadi 5,12 persen.

Selain itu, Emiten properti PT Plaza Indonesia Realty Tbk. yang menjadi induk usaha mall Plaza Indonesia mengumumkannya pada Senin malam (23/3) bakal menghentikan operasi sementara.

Dalam keterangan resminya, General Manager Tenant Comm. Relations, Customer Service & SQA Plaza Indonesia Stella Kohdong mengatakan penutupan dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keamanan area kompleks mal, tenant, dan pelanggan.

"Sebagai perusahaan yang bertanggungjawab secara sosial, kami sepenuhnya mendukung upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona dan anjuran bagi karyawan untuk tinggal di rumah yang mencakup staf penyewa toko," ungkapnya.

Plaza Indonesia bakal berhenti beroperasi mulai 25 Maret sampai dengan 3 April 2020. Stella menambahkan kendati ditutup akan ada 5 tenant yang tetap beroperasi di lantai dasar.

Di antaranya adalah toko grosir makanan dan minuman, apotek, serta pusat ATM. Namun, kelima tenant hanya akan beroperasi pada pukul 11.00—17.00 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten plaza indonesia
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top