Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sejak Diberlakukan Trading Halt, 4 Kali Perdagangan IHSG Disetop Sementara

Terkini, perdagangan saham di BEI pada Kamis (19/3/2020) kembali terhenti karena nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali terkontraksi 5 persen.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  10:26 WIB
Pengunjung menggunakan smarphone memotret papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Seni (16/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung menggunakan smarphone memotret papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Seni (16/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Sejak pemberlakukan trading halt atau penghentian sementara perdagangan selama 30 menit pada 11 Maret 2020, hingga kini tercatat perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah mengalami trading halt sebanyak 4 kali.

Terkini, perdagangan saham di BEI pada Kamis (19/3/2020) kembali terhenti karena nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali terkontraksi 5 persen.

Perdagangan terhenti pada pukul 09:37 waktu JATS. Posisi IHSG saat terjadinya trading halt adalah pada 4.113,64 atau turun 217,02 poin atau 5,01 persen dibandingkan penutupan hari Rabu (18/3/2020).

Penghentian sementara perdagangan saham di BEI ini menjadi yang keempat kalinya sejak BEI mengumumkan kebijakan trading halt 30 menit apabila IHSG mengalami koreksi 5 persen.

Penurunan ini didorong oleh aksi jual bersih oleh investor asing yang terus terjadi. Hingga pukul 09.37 WIB, aksi jual bersih yang dilakukan oleh investor asing tercatat pada Rp451,71 miliar.

Hal ini juga mengakibatkan terjadinya kontraksi pada sejumlah saham, diantaranya adalah BBCA yang turun 7 persen ke posisi Rp23.250. Dengan demikian saham BBCA juga terkena auto reject bawah (ARB).

Saham lain yang juga terkena ARB adalah INDF yang anjlok 425 poin atau 7 persen ke Rp5.650. Adapun saham lain yang menjadi penekan adalah BMRI yang turun 6,99 persen ke Rp4.790, ASII yang anjlok 6,99 persen ke posisi Rp3.860.

Menurut Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono, Perdagangan akan dilanjutkan pukul 10:07 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan suspensi perdagangan saham (trading halt) pada Kamis (12/3/2020) pada pukul 15.33 WIB.

Selanjutnya pada, Jumat (13/3/2020) IHSG tersungkur 5,01 persen atau 245,17 poin ke level 4.650,58 pada pukul 09:15:33 waktu JATS.

Kemudian, pada pekan ini tepatnya Selasa (17/3/2020), pukul 15:02 waktu JATS, perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) harus dihentikan selama 30 menit IHSG terkoreksi 5 persen atau 234,558 poin ke level 4.456,099.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bei Indeks BEI
Editor : Hafiyyan
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top