Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembayaran Japex II Cair, Acset (ACST) Terima Rp5,5 Triliun

Presiden Direktur Acset Indonusa Jeffrey G. Chandrawijaya mengatakan bahwa pembayaran ini akan meningkatkan performa arus kas dan modal kerja perseroan ke depan.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  20:20 WIB
Presiden Direktur PT Acset Indonusa Tbk Jeffrey Gunadi Chandrawijaya didampingi direksi lainnya memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan usai rapat umum pemegang saham tahunan di Jakarta, Rabu (10/4/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Presiden Direktur PT Acset Indonusa Tbk Jeffrey Gunadi Chandrawijaya didampingi direksi lainnya memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan usai rapat umum pemegang saham tahunan di Jakarta, Rabu (10/4/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Acset Indonusa Tbk. mendapatkan Rp5,5 triliun dari pembayaran proyek jalan tol layang Jakarta—Cikampek (Japek) II yang sudah mulai beroperasi sejak akhir tahun lalu.

Presiden Direktur Acset Indonusa Jeffrey G. Chandrawijaya mengatakan bahwa pembayaran ini akan meningkatkan performa arus kas dan modal kerja perseroan ke depan. Perseroan juga akan terus menyiapkan strategi perbaikan internal untuk menggenjot kinerja keuangan.

“Penerimaan pembayaran ini akan mengeliminasi biaya pendanaan Acset dari Proyek Japek II di waktu yang akan datang. Hal ini juga akan meningkatkan performa arus kas dan modal kerja yang kami miliki,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (17/3/2020).

Perseroan mendapatkan arus kas masuk tersebut dari hasil kerja sama operasi (KSO) dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Pembayaran dari anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. tersebut telah didapatkan pada pekan lalu, tepatnya Kamis, 12 Maret 2020.

Dalam KSO tersebut, Acset mendapatkan porsi sebesar 49 persen, sedangkan Waskita 51 persen. Dengan demikian, pembyaran yang diterima oleh perseroan mencapai Rp5,5 triliun, sedangkan Waskita Rp6,2 triliun dari total pembayaran sebesar Rp12,3 triliun.

Pembayaran ini baru mencakup 95 persen dari keseluruhan nilai proyek Japek II. Sisa pembayaran sebesar 5 persen atau sekitar Rp600 miliar akan dilaksanakan pada tahapan selanjutnya, sesuai dengan kesepakatan di antara ketiga belah pihak.

Tol Japek II merupakan salah satu proyek kerja sama pihak pemerintah dan swasta dalam program akselerasi pembangunan infrastruktur Indonesia. Japek II merupakan nilai kontrak terbesar yang didapatkan perseroan lewat skema contractor pre-financing (CPF).

Tol ini diresmikan pada 12 Desember 2019, dan mulai beroperasi secara fungsional sejak 15 Desember 2019. Dengan panjang 38 kilometer, Tol Japek II dikenal sebagai tol layang terpanjang di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

astra Kinerja Emiten acset indonusa
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top