Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Didorong Saham ASII & UNVR, Indeks Bisnis-27 Rebound

Indeks Bisnis-27 berhasil bangkit dari pelemahannya dan berakhir di zona hijau pada perdagangan hari ini, Selasa (25/2/2020), dengan saham ASII & UNVR sebagai pendongkrak utama.
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (29/1/2020). JIBI/Bisnis/Himawan L Nugraha
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (29/1/2020). JIBI/Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 berhasil bangkit dari pelemahannya dan berakhir di zona hijau pada perdagangan hari ini, Selasa (25/2/2020), dengan saham ASII & UNVR sebagai pendongkrak utama.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Bisnis-27 ditutup di level 524,97 dengan kenaikan 0,80 poin atau 0,15 persen dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (24/2/2020), indeks Bisnis-27 mengakhiri pergerakannya di level 524,17 dengan pelemahan tajam 8,60 poin atau 1,61 persen, pelemahan hari kedua berturut-turut.

Sebelum rebound ke zona hijau, indeks Bisnis sempat memperpanjang pelemahannya dengan dibuka terkoreksi 0,57 persen atau 2,97 poin di posisi 521,2 pada Selasa (25/2) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, indeks Bisnis-27 bergerak di level 519,981-527,37.

Sebanyak 17 saham menguat, 8 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 27 saham anggota indeks Bisnis-27 yang diperdagangkan pada akhir perdagangan hari ini.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing naik 2,05 persen dan 1,04 persen menjadi pendorong utama indeks Bisnis-27.

Berbanding terbalik dengan indeks Bisnis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tertekan di zona merah dan berakhir melemah pada perdagangan hari ketiga berturut-turut.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup di level 5.787,14 dengan pelemahan 0,34 persen atau 19,91 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (24/2/2020), IHSG mengakhiri pergerakannya di level 5.807,05 dengan penurunan tajam 1,28 persen atau 75,2 poin, koreksi hari kedua berturut-turut.

Pelemahan indeks mulai berlanjut pada Selasa (25/2) pagi dengan dibuka terkoreksi 0,38 persen atau 22,31 poin di posisi 5.784,74.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif di level 5.752,33 – 5.814,68. Level penutupan yang dibukukan IHSG hari ini adalah yang terendah dalam lebih dari 1 tahun terakhir.

Sebanyak 6 dari 9 sektor berakhir di wilayah negatif, dipimpin industri dasar (-2,86 persen) dan barang konsumen (-0,56 persen). Tiga sektor lainnya berakhir di zona hijau, dipimpin aneka industri (+1,76 persen).

Sementara itu, dari 682 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 163 saham menguat, 238 saham melemah, dan 281 saham stagnan.

Saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing turun 9,47 persen dan 2,36 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG.

Di sisi lain, penguatan saham PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) sebesar 2,05 persen dan 1,04 persen masing-masing menjadi pendorong utama sekaligus membatasi besarnya koreksi IHSG hari ini.

Berikut adalah harga saham Bisnis-27:

Kode

Nama Perusahaan

Harga (Rp)

ACES

PT Ace Hardware Indonesia Tbk.

1550

ADRO

PT Adaro Energy Tbk

1285

ASII

PT Astra International Tbk

6225

BBCA

PT Bank Central Asia Tbk

32650

BBNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

7500

BBRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

4500

BMRI

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

7800

CPIN

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk

6375

EXCL

PT XL Axiata Tbk.

2580

GGRM

PT Gudang Garam Tbk

55200

ICBP

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

10975

INDF

PT Indofood Sukses Makmur Tbk

7225

INKP

PT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk

6300

INTP

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

15700

JSMR

PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

5000

KLBF

PT Kalbe Farma Tbk

1295

MIKA

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk.

2530

MYOR

PT Mayora Indah Tbk

1905

PGAS

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.

1500

PTBA

PT Bukit Asam (Persero) Tbk

2410

PWON

PT Pakuwon Jati Tbk

555

SMGR

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

11200

TKIM

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.

7425

TLKM

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk

3590

TOWR

PT Sarana Menara Nusantara Tbk

870

UNTR

PT United Tractors Tbk

18275

UNVR

PT Unilever Indonesia Tbk

7300

Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper