Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mayapada Hospital (SRAJ) Siap Buka 1 Rumah Sakit Baru

Pembukaan rumah sakit baru ini menggenapkan jaringan rumah sakit di bawah bendera Mayapada Hospital menjadi empat rumah sakit.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  14:36 WIB
Jajaran Komisaris dan Direksi PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. berpose usai RUPSLB perusahaan di Mayapada Hospital, Jakarta, Jumat (14/2/2020). - Ria Theresia Situmorang.
Jajaran Komisaris dan Direksi PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. berpose usai RUPSLB perusahaan di Mayapada Hospital, Jakarta, Jumat (14/2/2020). - Ria Theresia Situmorang.

Bisnis.com, JAKARTA – PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) atau Mayapada Hospital menargetkan pembukaan satu rumah sakit baru pada tahun ini. Rumah sakit baru akan menggenapkan jaringan Mayapada Perseroan menjadi empat rumah sakit.

General Manager Finance and Accounting Mayapada Hospital, Amelia Jesslyn mengatakan rumah sakit baru yang akan dibuka berlokasi di Jalan H.R Rasuda Said, Jakarta Pusat atau di bilangan Kuningan.

“Rencananya satu (pembukaan rumah sakit), kita tinggal open saja. Tanggal (pembukaan) kita belum tahu,” ujar Amelia kepada Bisnis.com usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Jakarta, Jumat ((14/2/2020).

Dalam catatan Bisnis.com, rumah sakit di Kuningan berada di bawah naungan anak usaha PT Sejahtera Inti Sentosa (SIS). Anak usaha tersebut menyewa sebuah gedung di yang disulap menjadi rumah sakit dengan kapaitas tempat tidur sedikitnya 78 ranjang.

Sejauh ini, jaringan Mayapada Hospital terdiri dari Mayapada Hospital Tangerang, Mayapada Hospital Jakarta Selatan, BMC Mayapada Hospital Bogor, dan Mayapada Hospital Kuningan.

Secara umum, hingga September 2019 emiten bersandi saham SRAJ itu meraup pendapatan sebanyak Rp769,63 miliar atau tumbuh 34,12 persen dibandingkan dengan posisi September 2018. Kendati pendapatan bertumbuh, SRAJ masih menderita rugi bersih sebanyak Rp2,41 miliar, jauh lebih kecil dibandingkan dengan kerugian pada September 2018 sebanyak Rp57,49 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten aksi emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top