Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kurs Jisdor Menguat ke 13.956, Koreksi Dolar AS Topang Rupiah di Pasar Spot

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.956 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Jumat (27/12/2019).
Karyawan menata uang rupiah di Cash Center Bank BNI di Jakarta, Rabu (10/7/2019)./Bisnis-Abdullah Azzam
Karyawan menata uang rupiah di Cash Center Bank BNI di Jakarta, Rabu (10/7/2019)./Bisnis-Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.956 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Jumat (27/12/2019).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp13.956 per dolar AS, menguat 26 poin atau 0,18 persen dari posisi Rp13.982 pada Kamis (26/12/2019).

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menyentuh level Rp13.957 per dolar AS dengan apresiasi tipis 1 poin atau 0,01 persen pada pukul 09.58 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (26/12/2019), perdagangan hari pertama pascalibur Natal, pergerakan nilai tukar rupiah berakhir di level Rp13.958 per dolar AS dengan penguatan 21 poin atau 0,15 persen.

Sebelum kembali menguat, rupiah sempat tergelincir dengan dibuka terdepresiasi tipis 2 poin atau 0,01 persen di posisi 13.960 pada Jumat (27/12). Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak fluktuatif di level 13.954 – 13.960.

Dilansir dari Bloomberg, rupiah bergerak menuju penguatan mingguan keempat beruntun terhadap dolar AS di tengah masuknya aliran dana asing ke saham-saham nasional. Investor asing melakukan aksi beli bersih saham senilai US$46 juta pada 26 Desember, inflow hari ketiga.

Menurut Chang Wei Liang, pakar strategi makro di DBS Bank, meskipun membaiknya sentimen risiko global dan kesepakatan perdagangan fase-satu tampak positif dalam jangka pendek, peningkatan belanja infrastruktur pada tahun 2020 dapat menyebabkan defisit transaksi berjalan yang lebih luas, sehingga bisa menahan penguatan rupiah.

“Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan akan berkonsolidasi di kisaran 13.950-14.100 dalam waktu dekat,” tambahnya.

Turut menopang rupiah, indeks dolar AS yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terkoreksi 0,079 poin atau 0,08 persen ke level 97,455 pukul 09.52 WIB.

Pelemahan indeks dolar berlanjut setelah berakhir melemah 0,10 persen atau 0,098 poin di level 97,534 pada perdagangan Kamis (26/12).

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

Tanggal

Kurs

27 Desember

13.956

26 Desember

13.982

23 Desember

13.978

20 Desember

13.993

19 Desember

13.983

Sumber: Bank Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper