Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Strategi 2020: Phapros (PEHA) Incar Pasar Nigeria

Setelah merealisasikan pengiriman perdana produk Tuberkolosis ke Peru pada Oktober 2019, perusahaan farmasi ini tengah mengincar pasar Nigeria.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 12 Desember 2019  |  11:59 WIB
Direktur Utama PT Phapros Tbk. Barokah Sri Utami (tengah) dalam public expose pada Kamis (14/3/2019)./Bisnis - Azizah Nur Alfi
Direktur Utama PT Phapros Tbk. Barokah Sri Utami (tengah) dalam public expose pada Kamis (14/3/2019)./Bisnis - Azizah Nur Alfi

Bisnis.com, JAKARTA - PT Phapros Tbk. tengah memperluas pasar ekspor untuk menggenjot kontribusi ekspor sebesar 5% terhadap total penjualan dalam 3 tahun mendatang.

Setelah merealisasikan pengiriman perdana produk Tuberkolosis ke Peru pada Oktober 2019, perusahaan farmasi ini tengah mengincar pasar Nigeria.

Sekretaris Perusahaan Phapros Zahmilia Akbar menyampaikan perseroan berharap dapat merealisasikan pengiriman perdana ke Nigeria pada semester II/2020. Entitas anak dari PT Kimia Farma Tbk. itu, saat ini sedang menyelesaikan proses izin edar untuk penjualan produk Antimo di Nigeria.

"Kami prediksikan semester II/2020. Saat ini masih proses registrasi di Nigeria," katanya pada Rabu (11/12/2019).

Selain Nigeria, emiten bersandi saham PEHA itu juga akan melakukan penetrasi pasar di Myanmar. Di Myanmar, Phapros sebenarnya telah masuk melalui anak usahanya yakni PT Lucas Djaja melalui penjualan produk anti influenza. Namun, perusahaan ingin menambah ekspor produk terapi lainnya ke negara tersebut.

Perseroan berharap strategi memperluas pasar ekspor tersebut dapat memacu kontribusi penjualan ekspor menjadi 5% dari total penjualan dalam tiga tahun mendatang. Sebagai informasi, saat ini penjualan ekspor Phapros masih kurang dari 1% terhadap penjualan.

"Target kami untuk total ekspor bisa mencapai 5% dari revenue kami padal 3 tahun ke depan," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten farmasi pt phapros tbk
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top