Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kupon Obligasi Voksel Electric (VOKS) Dipatok hingga 10,5 Persen

Voksel Electric menawarkan obligasi dengan tenor 3 tahun dan 5 tahun. Emiten kabel itu membidik dana segara Rp500 miliar.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 06 Desember 2019  |  16:36 WIB
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Voksel Electric Tbk. akan menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar. Berapa tingkat kupon yang ditawarkan emiten kabel itu?

Berdasarkan informasi tambahan atas prospektus ringkas yang dirilis hari ini (6/12/2019) di harian Bisnis Indonesia, tingkat kupon obligasi I Voksel Electric Tahun 2019 itu ditetapkan sebesar 10,25 persen per tahun untuk Seri A tenor 3 tahun dan 10,50 persen untuk Seri B tenor 5 tahun dengan jumlah pokok yang ditawarkan masing-masing Rp310,6 miliar dan Rp13,45 miliar.

Sisa dari jumlah pokok yang ditawarkan sebanyak-banyaknya Rp175,95 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik. Bila jumlah dalam kesanggupan terbaik tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tidak menjadi kewajiban perseroan untuk menerbitkan obligasi tersebut.

Masa penawaran obligasi pada 6-9 Desember 2019. Selanjutnya, penjatahan akan dilakukan pada 10 Desember 2019 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 13 Desember 2019.

Pembayaran kupon akan dibayarkan setiap 3 bulan dan pembayaran pertama akan dilakukan pada 12 Maret 2020. Sedangkan pembayaran kupon obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi masing-masing 12 Desember 2022 untuk obligasi seri A dan 12 Desember 2024 untuk obligasi seri B.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi yakni PT Mandiri Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Sebelumnya dalam prospektus ringkas yang dirilis November, manajemen menyampaikan dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk modal kerja operasional perseroan yang mendukung lini produksi kabel power high voltage.

"Jika dana belum mencukupi, perseroan akan menggunakan internal kas untuk memenuhi rencana-rencana penggunaan itu," tulis Manajemen Voksel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi voksel electric
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top