Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Total Penerbitan SBN per 4 Desember Capai Rp460,27 Triliun

Penarikan SBN secara neto mencapai 103,09% dari target yang mencapai Rp446,49 triliun dan secara bruto sudah mencapai 99,92% dari target yang sebesar Rp904,08 triliun.

Bisnis.com, NUSA DUA – Penarikan utang oleh pemerintah melalui surat berharga negara (SBN) per 4 Desember 2019 secara neto sudah mencapai Rp460,27 triliun.

Secara bruto, penarikan utang melalui SBN per 4 Desember 2019 sudah mencapai Rp903,36 triliun.

Penarikan SBN secara neto mencapai 103,09% dari target yang mencapai Rp446,49 triliun dan secara bruto sudah mencapai 99,92% dari target yang sebesar Rp904,08 triliun.

Apabila dibandingkan dengan pelaporan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) yakni per 20 November, total utang yang ditarik oleh pemerintah melalui SBN hanya meningkat sedikit.

Per 20 November 2019, SBN yang diterbitkan secara neto mencapai Rp457,66 triliun dan secara bruto mencapai Rp894 triliun.

Rendahnya peningkatan penarikan utang pemerintah tidak terlepas dari dibatalkannya jadwal lelang SBN pada Desember 2019 yang pada awalnya terjadwal pada 3 Desember dan 10 Desember.

"Pembatalan rencana penerbitan SBN di pasar perdana tersebut diputuskan setelah mempertimbangkan outlook pemenuhan target pembiayaan APBN 2019 yang bersumber dari lelang penerbitan SBN," ujar DJPPR melalui keterangan resminya.

Adapun defisit anggaran untuk APBN 2019 diproyeksikan akan mencapai 2%-2,2% dari PDB. Per akhir Oktober 2019, defisit anggaran sudah mencapai Rp289,06 triliun atau 1,8% dari PDB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Muhamad Wildan
Editor : Achmad Aris

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper