Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investor Asing Catat Net Sell Hari Ketujuh Berturut-turut

Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih saham pada perdagangan hari ini, Jumat (29/11/2019), meskipun IHSG berhasil naik tajam.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 29 November 2019  |  18:08 WIB
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih saham pada perdagangan hari ini, Jumat (29/11/2019), meskipun IHSG berhasil naik tajam.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp219,02 miliar, net sell hari perdagangan ketujuh berturut-turut sejak 21 November (lihat tabel).

Aksi beli oleh investor asing pada Jumat (29/11) tercatat 1,02 miliar lembar saham senilai Rp2,53 triliun. Adapun investor asing mencatat aksi jual 1,3 miliar lembar saham senilai Rp2,75 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp7,21 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 10,67 miliar lembar saham.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dari tekanannya dan melonjak kembali menembus level psikologis 6.000.  Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup menanjak 0,99 persen atau 58,77 poin di level 6.011,83.

Delapan dari sembilan sektor berakhir di zona hijau, dipimpin infrastruktur (+2,28 persen) dan finansial (+1,53 persen). Satu-satunya sektor yang berakhir di zona merah adalah tambang (-1,73 persen).

Dari 664 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 209 saham menguat, 194 saham melemah, dan 261 saham stagnan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing naik 2,88 persen dan 2,95 persen menjadi pendorong utama kenaikan tajam IHSG pada akhir perdagangan.

Penguatan yang dibukukan hari ini sekaligus mematahkan rangkaian pelemahan yang dibukukan enam hari beruntun sebelumnya sejak perdagangan Kamis (21/11). Adapun pada perdagangan Kamis (28/11), pergerakan IHSG berakhir di level 5.953,06 dengan penurunan tajam 1,16 persen atau 69,98 poin.

Meski mampu rebound, IHSG memperpanjang koreksi mingguan kelima berturut-turut. Sepanjang pekan ini, pergerakan indeks telah melemah 1,4 persen menuju penurunan terbesarnya sejak pekan yang berakhir pada 4 Oktober.

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
29 NovemberRp219,02 miliarNet sell
28 NovemberRp154,92 miliarNet sell
27 NovemberRp396,96 miliarNet sell
26 NovemberRp1,57 triliunNet sell
25 NovemberRp324,09 miliarNet sell
22 NovemberRp38,74 miliarNet sell
21 NovemberRp404,48 miliarNet sell
20 NovemberRp101,87 miliarNet buy
19 NovemberRp204,88 miliarNet buy
18 NovemberRp429,93 miliarNet sell

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top