Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berfluktuasi Sepanjang Perdagangan, JII Ditutup Stagnan

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup tidak bergerak di posisi 679,69 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 22 November 2019  |  17:11 WIB
Jakarta Islamic Index.  - Bisnis.com
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup stagnan hari ini, Jumat (22/11/2019), setelah bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup tidak bergerak di posisi 679,69 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (21/11/2019), JII ditutup di zona merah yakni level 679,69 dengan pelemahan 1,08 persen atau 7,43 poin..

Indeks syariah tersebut mulai bangkit dari pelemahannya dengan dibuka naik tipis 0,46 poin atau 0,07 persen di posisi 680,15 pagi ini. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 677,61-683,17.

Sebanyak 12 saham menguat dan 18 saham melemah dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang masing-masing naik 0,75 persen dan 2,94 persen menjadi pendorong pergerakan JII hari ini.

Di sisi lain, saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang melemah masing-masing 2,17 persen dan 1,23 persen menekan pergerakan JII.

Sementara itu, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,28 persen atau 17,12 poin ke level 6.100,24, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan tipis 0,03 persen atau 1,57 poin di posisi 6.115,79

Pada perdagangan Kamis (21/11), indeks mengakhiri pergerakannya di level 6.117,36 dengan pelemahan 0,61 persen atau 37,74 poin.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di zona merah dengan kisaran 6.086,83-6.122,48.

Lima dari sembilan sektor menetap di zona merah, dengan pelemahan terbesar dialami sektor industri dasar yang turun 1,06 persen, disusul sektor properti dengan pelemahan 0,64 persen. Adapun empat sektor lainnya menguat, dipimpin sektor aneka pertanian yang menguat 0,22 persen.

Sebanyak 152 saham menguat, 245 saham melemah, dan 265 saham stagnan dari 662 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

 

 

Saham-saham syariah yang menguat
KodePergerakan (persen)
TLKM+0,75
UNTR+2,94
ASII+0,38
UNVR+0,30

Saham-saham syariah yang melemah
KodePergerakan (persen)
CPIN-2,17
BRPT-1,23
SMGR-1,61
SCMA-5,79

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

JII Indeks Syariah
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top