Ongkos Eksporasi Oktober 2019, Vale Indonesia (INCO) Kucurkan Hampir US$1 Juta

Manajemen Vale Indonesia menyebut hasil pengujian sedang dalam proses penghitungan sumber daya dan cadangan dengan metode ordinary krigging di Sorowako.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 08 November 2019  |  08:42 WIB
Ongkos Eksporasi Oktober 2019, Vale Indonesia (INCO) Kucurkan Hampir US$1 Juta
Articulated dump truck mengangkut material pada pengerukan lapisan atas di pertambangan nikel PT. Vale Indonesia di Soroako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (28/3/2019). - ANTARA/Basri Marzuki

Bisnis.com, JAKARTA — PT Vale Indonesia Tbk. mengucurkan dana eksplorasi senilai US$950.015 pada Oktober 2019 untuk melakukan eksplorasi di sejumlah blok kontrak karya milik perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman resmi Bursa Efek Indonesia pada Kamis (7/11/2019), emiten berkode saham INCO tersebut melakukan eksplorasi di Blok Sorowako dan Sorowako Outer Area Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Blok Bahodopi Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, serta Blok Pomala Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Adapun eksplorasi tersebut dilakukan oleh perseroan bersama dengan pihak ketiga atau kontraktor pengeboran.

Manajemen Vale Indonesia menyebut hasil pengujian sedang dalam proses penghitungan sumber daya dan cadangan dengan metode ordinary krigging di Sorowako.

Pada September 2019, INCO mengucurkan dana eksplorasi sebesar US$880.640 dalam kegiatan eksplorasi dilokasi yang sama.

Sementara itu, sepanjang 9 bulan pertama tahun ini INCO mencatatkan pendapatan senilai US$506,46 juta, realisasi tersebut lebih rendah 12,61% dibandingkan dengan kuartal III/2018 senilai US$579,59 juta.

Di sisi lain, INCO mengantongi laba bersih periode tahun berjalan senilai US$160.000, berbalik untung dibandingkan dengan rugi pada semester I/2019 senilai US$26,2 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
vale indonesia tbk

Editor : Ana Noviani
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top