Jasa Armada Indonesia (IPCM) Tunjuk Dirut Baru

Chiefy Adi K. didapuk untuk menakhodaiJasa Armada Indonesia menggantikan Dawam Atmosudiro.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 15 Oktober 2019  |  16:12 WIB
Jasa Armada Indonesia (IPCM) Tunjuk Dirut Baru
Direktur Utama PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC Terminal) Chiefy Adi Kusmargono memberikan paparan di sela-sela kunjungan IPCC ke kantor Bisnis Indonesia di Jakarta, Kamis (6/12/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Jasa Armada Indonesia Tbk. melakukan perombakan jajaran direksi dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

Dalam RUPSLB yang digelar pada Selasa (15/10/2019), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) itu mendapatkan restu untuk mengganti direktur utama dan direktur keuangan emiten berkode saham IPCM itu.

Chiefy Adi K. didapuk untuk menakhodaiJasa Armada Indonesia menggantikan Dawam Atmosudiro. Sebelumnya, Chiefy merupakan Direktur Utama PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC).

Sementara itu, posisi Direktur Keuangan dan Direktur Sumber Daya Manusia ditempati oleh Rizki Pribadi Hasan.

Chiefy mengatakan bahwa perbaikan kinerja keuangan perseroan akan menjadi fokus utamanya setelah menempati posisi tersebut.

"[Fokus dalam] dua setengah bulan ini bagaimana peningkatan kinerja fundamental dan keuangan," ujarnya kepada Bisnis di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Dia menjelaskan bahwa perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba tahun ini dapat tumbuh sebesar 30% dibandingkan dengan realisasi 2018.

Dalam 2 tahun terakhir, IPCM tercatat membukukan pendapatan Rp746,65 miliar pada 2017 dan Rp727,05 miliar pada 2018. Dengan target pertumbuhan 30%, perseroan jasa pandu kapal itu membidik pendapatan Rp945,16 miliar pada 2019.

Sementara itu, laba tahun berjalan yang dikantongi IPCM tercatat sebesar Rp120,41 miliar pada 2017 dan Rp72,8 miliar pada 2018.

Penetapan target tersebut, kata Chiefy, mengacu pada permintaan pasar yang dinilai masih sangat luas. Untuk mencapai target tersebut, Perseroan akan menjajaki permintaan-permintaan jasa kapal tunda kepada pihak swasta.

"Kami akan ekspansi ke terminal untuk kepentingan sendiri yang belum menggunakan jasa kami secepatnya," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jasa Armada Indonesia

Editor : Ana Noviani
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top