Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CALON EMITEN: Trinitan Metals and Minerals Patok Harga IPO Rp270–Rp300 per Saham

Trinitan Metals and Minerals bakal melepas sebanyak-banyaknya 333,33 juta saham biasa atau setara dengan 25% dari modal yang ditempatkan dan disetor perseroan dengan nilai nominal Rp100.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 03 September 2019  |  18:03 WIB
Jajaran Direksi PT Trinitan Metals and Minerals Tbk. seusai due diligence meeting & public expose, Selasa (3/9/2019). - Bisnis/Muhammad Ridwan
Jajaran Direksi PT Trinitan Metals and Minerals Tbk. seusai due diligence meeting & public expose, Selasa (3/9/2019). - Bisnis/Muhammad Ridwan

Bisnis.com, JAKARTA — Calon pendatang baru di pasar modal, PT Trinitan Metals and Minerals Tbk. mematok harga saham perdana sebesar Rp270–Rp300 per saham dalam initial public offering (IPO).

Dalam penawaran umum perdana saham itu, Trinitan Metals and Minerals bakal melepas sebanyak-banyaknya 333,33 juta saham biasa atau setara dengan 25% dari modal yang ditempatkan dan disetor perseroan dengan nilai nominal Rp100.

Bersamaan dengan itu, Trinitan Metals and Minerals juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 333,33 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru perseroan atau setara dengan 33,33% dari total jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh pada saat penyertaan pendaftaran IPO.

Dalam gelaran IPO ini, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi saham.

“Masa penawarannya mulai 23 September 2019 hingga 27 September 2019,” ujar Associate Director PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Mukti Wibowo Kamihadi di Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Trinitan Metals and Minerals Widodo Sucipto menjelaskan bahwa dana yang dihimpun atas gelaran IPO tersebut nantinya sebesar 76,28% akan digunakan untuk belanja modal dan 23,72% akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Adapun, target pendapatan yang ditargetkan perseroan pada tahun ini yakni senilai Rp700 miliar. Target tersebut meningkat dibandingkan dengan pendapatan perseroan pada tahun sebelumnya senilai Rp580 miliar.

“Kami akan tambah area produksi di smelter milik kami yang ada di Gunung Putri,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top