Emiten Properti: BSDE & CTRA Miliki Lahan Luas di Kalimantan Timur

Dua emiten properti, PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) dan PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) tercatat memiliki jumlah lahan yang besar di Kalimantan Timur.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  08:38 WIB
Emiten Properti: BSDE & CTRA Miliki Lahan Luas di Kalimantan Timur
Ilustrasi proyek properti. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah mengumumkan ibu kota baru akan berada di Kalimantan Timur. Dua emiten properti, PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) dan PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) tercatat memiliki jumlah lahan yang besar di sana.

Bumi Serpong Damai tercatat memiliki cadangan lahan sekitar 515 hektare. Emiten berkode saham BSDE itu memiliki cadangan di Balikpapan seluas 270 hektare dan Samarinda 245 hektare.

Direktur Bumi Serpong Damai Hermawan Wijaya mengonfirmasi perseroan memiliki lahan seluas tersebut. Dia membenarkan jika perseroan memiliki cadangan lahan seluas 515 hektare di Balikpapan dan Samarinda.

“Kurang lebih [landbank milik BSDE seluas itu]. Untuk Balikpapan saat ini sedang berjalan pembangunannya sedangkan Samarinda masih belum dibangun sama sekali,” katanya kepada Bisnis melalui pesan sigkat pada Senin (26/8/2019).

Sementara itu, terkait dengan pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur, Hermawan belum dapat berspekulasi.

Sejauh ini, perseroan belum menentukan akan menambah cadangan lahan lagi atau tidak. Pasalnya, lahan di Samarinda seluas 245 hektare belum digarap sama sekali.

Di sisi lain, Direktur Ciputra Development Harun Hajadi pun mengonfirmasi bila perseroan memiliki lahan seluas 870 hektare di Kalimantan Timur. Mayoritas lahan tersebut berada di Samarinda sekitar 590 hektare.

Rinciannya adalah Citra Grand Senyiur City 397 hektare, Citra Garden City 100 hektare, dan Citra Land City Samarinda 93 hektare. Rata-rata proyek residensial tersebut menggunakan pola joint operation dan joint venture.

Harun menyebut lahan tersebut telah dimiliki perseroan sejak lama. Selain itu, Harun belum dapat mengonfirmasi lokasi sisa cadangan lahan dan tingkat okupansi residensial.

“Ya itu [lokasi] untuk hunian yang sudah ada di land bank sejak dulu,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
emiten properti, Ibu Kota Dipindah

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top