Jadi Kontraktor Jakarta International Stadium, Total Kontrak Baru Wika Gedung (WEGE) Capai Rp4,9 Triliun

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pemilik proyek Jakarta International Stadium menunjuk PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. KSO sebagai kontraktor pelaksana proyek senilai Rp4,08 triliun itu.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  15:51 WIB
Jadi Kontraktor Jakarta International Stadium, Total Kontrak Baru Wika Gedung (WEGE) Capai Rp4,9 Triliun
Dirut PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (Wika Gedung) Nariman Prasetyo (kiri) meninjau pembangunan proyek CBD di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/8). - ANTARA/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA— PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. telah mengantongi kontrak baru Rp4,9 triliun hingga pekan ketiga Agustus 2019.

Dalam keterangan resmi, Kamis (22/8/2019), emiten berkode saham WEGE itu melaporkan realisasi kontrak baru Rp4,9 triliun pada Januari 2019 hingga pekan ketiga Agustus 2019. Jumlah itu setara dengan 40,9 persen dari target Rp11,98 triliun pada 2019.

Salah satu pekerjaan yang baru didapatkan perseroan yakni jasa konstruksi rancang dan bangun Jakarta International Stadium (JIS). PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pemilik menunjuk WEGE KSO sebagai kontraktor Pelaksana untuk mengerjakan proyek pembangunan senilai Rp4,08 triliun.

Adapun, porsi WEGE sebagai pemimpin di dalam proyek ini sebesar 51%. Pembangunan JIS akan selesai pada 2021 dengan masa pemeliharaan selama 12 bulan.

rancangan jakarta international stadium

Selain JIS, Direktur Utama Wijaya Karya Bangunan Gedung Nariman Prasetyo mengatakan perseroan juga mendapatkan sejumlah pekerjaan lainnya pada Januari 2019—Agustus 2019. Proyek tersebut yakni Bandara Hasanuddin Makasar, revitalisasi Taman Ismail Marzuki Jakarta, Hotel Domestik T3.

Selain itu, WEGE juga mendapatkan kontrak Bandara Soekarno Hatta Tangerang, rehabilitasi Gedung Kejaksaan Tinggi NTB, Universitas Muhammadiyah Lampung, Apartemen Sun City Surabaya, pengembangan Industri Teknologi Kepolisian Program Kreditor Swasta Asing, dan Site Office Halim.

Dengan realisasi itu, Nariman optimistis mampu mencapai target nilai kontrak baru 2019. Apalagi, perseroan masih membidik sejumlah proyek lainnya.

“WEGE tengah membidik proyek rumah sakit pemerintah, proyek hotel milik BUMN, proyek apartemen milik swasta, sarana olahraga, dan gedung perkantoran,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (22/8/2019).

Entitas anak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. itu mengatakan terus mengembangkan usahanya di lini konsesi. Saat ini, WEGE tengah dalam proses tender konsesi kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) bandar udara, rumah sakit, dan badan usaha yang menjadi konsesi infrastruktur sosial dan kota lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Wika Gedung

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top