Emiten Rumah Sakit: Ini Rencana Ekspansi Mitra Keluarga (MIKA)

Pada tahun ini, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) mengalokasikan belanja modal sebesar Rp620 miliar.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 20 Agustus 2019  |  06:14 WIB
Emiten Rumah Sakit: Ini Rencana Ekspansi Mitra Keluarga (MIKA)
Direktur PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. Joyce V. Handajani (kiri) berbincang dengan Direktur Independen Esther Maria Ramono di sela-sela Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (26/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. akan menambah kapasitas kamar tiga rumah sakit dan membangun rumah sakit (RS) baru pada kuartal III/2019.

Direktur Mitra Keluarga Karyasehat Joyce v. Handajani mengatakan perseroan akan meningkatkan kapasitas pada tiga rumah sakit Grup Kasih yang akan dimulai pada kuartal III/2019. Rencanaya ada tambahan 60 kamar untuk ketiga rumah sakit tersebut yang akan beroperasi pada awal 2020.

“Kami juga akan memulai pembangunan rumah sakit Mitra Keluarga Pratama yang kedua pada kuartal ketiga tahun ini yang diperkirakan dapat beroperasi pada 2020,” tuturnya, Senin (19/8/2019).

Selain itu, emiten berkode saham MIKA itu juga sudah membuka dua rumah sakit baru di Jatiasih dan Bintaro. Perseroan juga mengakusisi RS di Cibinong dan Subang.

Dengan ekspansi tersebut, total unit yang dioperasikan MIKA menjadi 28 RS. Sementara itu, dengan total akuisisi Cibinong dan Subang, MIKA operasikan 2.800 kamar tidur.

Sejauh ini, lanjut Joyce, perseroan mengalokasikan dana sebesar Rp80 miliar-Rp100 miliar untuk pembangunan RS Mitra Keluarga Pratama yang kedua.

Dana itu jauh lebih kecil dengan pembangunan RS Mitra Keluarga di Bintaro yang memakan dana Rp250 miliar–Rp300 miliar karena ada perbedaan fasilitas pengobatan dana tenaga kerja medis, seperti dokter spesialis.

MIKA pada tahun ini mengalokasikan belanja modal sebesar Rp620 miliar. Dari jumlah itu, sekitar Rp352 miliar telah terutilisasi sampai dengan Juni.

Adapun pengeluaran paling besar di antaranya untuk belanja segmen bangunan sebesar Rp124 miliar, lalu peralatan medis Rp93 miliar, dan segmen tanah sebesar Rp68 miliar.

“Belanja modal 2019 target kami Rp620 miliar termasuk belanja modal untuk akusisi sebesar Rp270 miliar. Realisasi per Juni Rp352 miliar kebanyakan Rp200 miliar untuk RS Bintaro dan RS Jatiasih, dan ada beberapa peralatan medis dan ada juga dampak biaya setelah akuisisi,” sebutnya.

Sementara itu, Investor Relations Mitra Keluarga Karyasehat Aditya Wijaya mengatakan kemungkinan ada suntikan tambahan penjualan sampai 15 persen dengan tambahan empat rumah sakit baru pada akhir tahun.

“Kami masih antisipasi pertumbuhan penjualan karena kesadaran dari masyarakat di daerah sekita dan jumlah pasien dalam sebulan terakhir ini sangat baik,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rumah sakit mitra keluarga

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top