Pefindo Kantongi Mandat Pemeringkatan Obligasi Korporasi Rp48,69 Triliun

Dari sisi sektornya, mandat pemeringkatan emisi obligasi mayoritas berasal dari korporasi di sektor perbankan dan pembiayaan mendominasi dengan nilai Rp17,9 triliun dan Rp14,37 triliun secara berturut-turut.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  13:12 WIB
Pefindo Kantongi Mandat Pemeringkatan Obligasi Korporasi Rp48,69 Triliun
Pefindo memiliki Dirut Baru - Jibi

Bisnis.com, JAKARTA--PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengantongi mandat pemeringkatan dalam rangka penerbitan obligasi korporasi senilai Rp48,69 triliun hingga 14 Agustus 2019.

Kepala Divisi Pemeringkatan Jasa Keuangan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Hendro Utomo mengatakan pihaknya menerima mandat penerbitan surat utang korporasi senilai Rp48,69 triliun yang berasal dari 33 perusahaan.

Adapun, dari sisi sektornya, sektor perbankan dan pembiayaan mendominasi dengan nilai Rp17,9 triliun dan Rp14,37 triliun secara berturut-turut.

“Kami menerima mandar dan belum terbit itu sekitar Rp48,7 triliun,” ujarnya dalam jumpa pers di Kantor Pefindo, Kamis (15/8/2019).

Lebih lanjut, dia berujar dari total mandat yang diterima, jenis surat utang yang dengan nilai tertinggi yakni penawaran umum berkelanjutan (PUB) baru dengan nilai Rp13 triliun. Sementara itu, nilai terkecil berasal dari jenis surat berharga komersial, yakni Rp1 triliun.

Hingga akhir Juli 2019, secara nasional surat utang korporasi yang telah terbit senilai Rp79,98 triliun. Dari nilai tersebut, obligasi menjadi surat utang dengan nilai tertinggi yakni Rp62,66 triliun dan disusul oleh sukuk dengan Rp9,04 triliun. Sisanya, berasal dari instrumen medium term notes (MTN) yakni Rp7,26 triliun dan sekuritisasi Rp1,01 triliun.

“Jenis surat utang didominasi rencana PUB baru dan realisasi PUB selanjutnya,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pefindo, obligasi korporasi

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top