Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mark Dynamics Catat Laba Rp45,11 Miliar

Peningkatan laba komprehensif ini berasal dari peningkatan penjualan sebesar 13,1 persen menjadi Rp175,80 miliar per 30 Juni 2019, dibanding tahun lalu sebesar Rp155,45 miliar per 30 Juni 2018.
Geofanni Nerissa Arviana
Geofanni Nerissa Arviana - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  14:46 WIB
Presiden Direktur Mark Dynamics Indonesia Ridwan. Bisnis - Istimewa
Presiden Direktur Mark Dynamics Indonesia Ridwan. Bisnis - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) membukukan laba sebesar Rp45,11 miliar atau naik 23,5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2018 sebesar Rp36,54 miliar.

Peningkatan laba komprehensif ini berasal dari peningkatan penjualan sebesar 13,1 persen menjadi Rp175,80 miliar per 30 Juni 2019, dibanding tahun lalu sebesar Rp155,45 miliar per 30 Juni 2018.

Presiden Direktur Mark Dynamics Ridwan Goh menyatakan, peningkatan kerja dicapai menyusul dengan masih meningkatnya permintaan cetakan sarung tangan keramik yang merupakan produk utama MARK.

“Secara global, pertumbuhan permintaan masih terjadi dan terbuka pasar baru. Ini berimbas pada pencapaian kinerja kami yang merupakan pemasok utama cetakan sarung tangan keramik,” kata Ridwan, dalam keterbukaan, Kamis (1/8/2019).

MARK tengah melakukan ekspansi bisnis dengan memasuki pasar baru dan akuisisi perusahaan. Selain itu, MARK juga tengah menjajaki ekspor ke Sri Lanka dan India, setelah juga menjajaki China dan Vietnam sejak Mei lalu.

Hal ini dilakukan guna meningkatkan penjualan dengan target laba bersih sebesar Rp100 miliar pada 2019.

Berdasarkan laporan MARK, total aset perusahaan yang berlokasi di Sumatera Utara tersebut mencatat kenaikan sebesar 28,7 persen menjadi sebesar Rp409,55 miliar pada kuartal II/2019, dibandingkan kuartal IV/2018 sebesar Rp318,08 miliar.

“Kami mencatat kenaikan aset sejalan dengan pengembangan usaha yang kami lakukan, tentunya dengan imbas terjadinya peningkatan kewajiban,” ungkap Ridwan.

Terkait ekuitas perusahaan, MARK juga mencatatkan peningkatan posisi ekuitas yaitu menjadi Rp256,25 miliar, dari sebelumnya Rp237,74 miliar. Peningkatan ekuitas terjadi menyusul tercapainya peningkatan laba per 30 Juni 2019 menjadi Rp157,51 miliar, dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2018 sebesar Rp138,99 miliar.

Pada 14 Juni 2019, MARK juga membagikan dividen sebesar Rp26,6 miliar atau Rp7 per lembar saham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mark Dynamics Indonesia
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top