Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kinerja Dua Putra Utama Makmur (DPUM) Anjlok

Dalam laporan keuangan kuartal I/2019 yang dikutip pada Minggu (30/6/2019), DPUM mencatatkan penjualan di dalam negeri senilai Rp123,12 miliar dan ekspor mencapai Rp22,71 miliar.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 30 Juni 2019  |  22:05 WIB
PT Dua Putra Utama Makmur - duaputra.com
PT Dua Putra Utama Makmur - duaputra.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk. (DPUM) membukukan penjualan senilai Rp145,83 miliar pada kuartal I/2019, turun 60,19 persen dari posisi Rp366,32 miliar pada kuartal I/2018.

Dalam laporan keuangan kuartal I/2019 yang dikutip pada Minggu (30/6/2019), DPUM mencatatkan penjualan di dalam negeri senilai Rp123,12 miliar dan ekspor mencapai Rp22,71 miliar.

Adapun beban pokok penjualan pada kuartal I/2019 mencapai Rp132,55 miliar, turun dari level Rp310,75 miliar.

Laba bersih DPUM senilai Rp8,29 miliar pada kuartal I/2019, anjlok 61,44 persen pada kuartal I/2018 senilai Rp21,5 miliar. Aset yang dimiliki perseroan mencapai Rp2,12 triliun, terdiri dari liabilitas senilai Rp709,02 miliar dan ekuitas Rp1,41 triliun.

Pada awal 2019, DPUM melaporkan telah terjadi kebakaran. Direktur Utama Dua Putra Utama Makmur Witiarso Utomo menjelaskan dalam keterbukaan informasi, KM Dua Putra Perkasa 05 dan KM Dua Putra Perkasa 06.

Dampak dari peristiwa tersebut, 1 unit KM Dua Putra Utama Makmur, berupa kaskow atau belum jadi tanpa mesin mengalami kerusakan 70 persen dan 1 unit KM Dua Putra Utama Makmur belum jadi tanpa mesin terbakar 10 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korporasi dua putra utama makmur
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top