Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Phapros Bakal Raih Pendapatan Tambahan Rp1 Triliun

Emiten farmasi PT Phapros Tbk. (PEHA) menandatangani perjanjian kerja sama pendistribusian obat dengan PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD). Dengan kerja sama itu, PEHA berpotensi meraih pendapatan tambahan Rp1 triliun.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  12:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten farmasi PT Phapros Tbk. (PEHA) menandatangani perjanjian kerja sama pendistribusian obat dengan PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD). Dengan kerja sama itu, PEHA berpotensi meraih pendapatan tambahan Rp1 triliun.

Direktur Utama Phapros Barokah Sri Utami menyampaikan, penandatanganan perjanjian itu berlangsung pada 1 Juni 2019. Transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi. Saham PEHA sebanyak 56,77% dimiliki oleh PT Kimia Farma (Persero) Tbk.

Emiten bersandi saham KAEF itu juga memegang 99,99% saham KFTD. Jenis kontrak adalah kerja sama pendistribusian produk.

“Atas pendistribusian produk oleh KFTD, PEHA akan mendapatkan potensi pendapatan sekitar Rp1 triliun setiap tahunnya,” paparnya dalam keterbukaan informasi, Selasa (4/6/2019).

Transaksi tersebut membuat KFTD sebagai distributor produk Phapros sejak 1 Juni 2019. Selanjutnya, pada 1 Januari 2020, KFTD menjadi distributor tunggal produk Phapros.

Sri Utami menambahkan, dampak transaksi terhadap keuangan perusahaan ialah diharapkan dapat mencapai target dan meningkatkan arus kas PEHA.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt phapros tbk
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top