Obligasi Sektor Finansial Dinilai Prospektif

Analis menilai investor dapat menikmati keuntungan yang cukup menjanjikan dari investasi pada obligasi korporasi di sektor finansial tahun ini, menyusul ekspektasi penurunan suku bunga BI 7 Days Repo Rate membawa sentimen positif untuk sektor tersebut.
Emanuel B. Caesario | 25 Maret 2019 18:05 WIB
Ilustrasi - www.hennionandwalsh.com

Bisnis.com, JAKARTA — Analis menilai investor dapat menikmati keuntungan yang cukup menjanjikan dari investasi pada obligasi korporasi di sektor finansial tahun ini, menyusul ekspektasi penurunan suku bunga BI 7 Days Repo Rate membawa sentimen positif untuk sektor tersebut.

Anup Kumar, Senior Fixed Income Analyst Bank Maybank Indonesia, mengatakan bahwa ekspektasi terhadap penurunan suku bunga acuan BI 7 DRR tahun ini cukup tinggi, setelah The Fed memberikan sinyal dovish yang cukup kuat pada kebijakan suku bunganya tahun ini.

Menurutnya, sentimen ini sangat baik bagi sektor perbankan dan pembiayaan. Setelah penguatan terjadi di pasar saham, selanjutnya penguatan di sektor ini akan terjadi juga di pasar surat utangnya.

Anup mengatakan, selama ekspektasi pasar terhadap penurunan BI 7 DRR tetap tinggi, sektor ini akan terus positif kinerjanya hingga akhir tahun, apalagi bila penurunan BI 7DRR terealisasi.

Di antara emiten penerbit obligasi dari sektor finansial, Anup memfavoritkan obligasi-obligasi yang diterbitkan oleh bank BUKU IV, seperti Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BNI, Bank BRI dan Bank Panin. Harga obligasi bank-bank ini berpotensi meningkat tahun ini.

“Untuk obligasi korporasi, yang paling bisa ambil untung itu bank BUKU IV dan bank BUKU III yang peringkatnya AAA dan AA,” katanya, Minggu (25/3/2019).

Anup mengatakan, rally di pasar obligasi korporasi kemungkinan besar akan menyusul setelah rally yang kini terjadi di pasar surat utang negara (SUN).

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, obligasi korporasi

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup