Rencana Private Placement, Saham VIVA dan MDIA Ditutup Menguat

Rencana penerbitan private placement yang akan digelar oleh PT Visi Media Asia Tbk. dan PT Intermedia Capital Tbk. membuat pergerakan saham keduanya ditutup pada zona hijau.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 19 Maret 2019  |  21:08 WIB
Rencana Private Placement, Saham VIVA dan MDIA Ditutup Menguat
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Rencana penerbitan private placement yang akan digelar oleh PT Visi Media Asia Tbk. dan PT Intermedia Capital Tbk. membuat pergerakan saham keduanya ditutup pada zona hijau.

Menurut data Bloomberg, saham VIVA pada penutupan perdagangan Selasa (19/3/2019) berada pada level 153 menguat 14 basis point atau 10,07 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya Senin (19/3/2019) pada level 139. Secara year to date, pergerakan saham sebesar 16,79 persen. Nilai kapitalisasi VIVA tercatat Rp2,52 triliun.

Sementara itu saham MDIA juga ditutup menguat  pada level 136 naik 10 basis poin atau 7,94 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya Senin (19/3/2019) pada level 126. Saham MDIA diperdagangkan dengan Pricer/ Earning Ratio 22,67 kali dengan nilai kapitalisasi sebesar Rp5,33 triliun.

Analis Mirae Sekuritas Christine Natasya menyebutkan hingga akhir tahun lalu, dia melihat adanya lompatan mengejutkan dalam pangsa pemirsa prime-time VIVA mencapai 17,3 persen.

Selain itu, kedua saluran TV di bawah grup VIVA, yaitu TV One dan ANTV, pangsa pemirsa tayangan utama mereka juga meningkat. ANTV, saluran unggulan VIVA, naik 2 persen menjadi 13,8 persen selama sebulan dengan penawaran konten unik  khususnya film horror.

Namun menurut Christine, kedepannya meskipun pemirsa berbagi keuntungan dengan ANTV, dia memproyeksikan perusahaan barang konsumen yang bergerak cepat(FMCG) akan lebih suka beriklan di sinetron cinta / drama daripada film horor.

Dengan demikian kendati ada peningkatan pemirsa, saham mereka tetap jauh di bawah milik SCTV dan RCTI.

“Perkiraan kami untuk pertumbuhan industri media 2019  akan lebih lambat dibandingkan 2018,”jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
viva, private placement

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top