Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kontrak Timah Baru Akan Tarik Pihak Asing

Kontrak fisik timah baru yang akan diluncurkan Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia atau BKDI akan semakin menarik perhatian pihak asing untuk menyimpan barang di Indonesia.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 27 Februari 2019  |  17:42 WIB
Lamon Rutten, Chief Executive Officer Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Comodity & Derivatives Exchange (ICDX). - Bisnis/Endang Muchtar
Lamon Rutten, Chief Executive Officer Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Comodity & Derivatives Exchange (ICDX). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Kontrak fisik timah baru yang akan diluncurkan Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia atau BKDI akan semakin menarik perhatian pihak asing untuk menyimpan barang di Indonesia.

CEO BKDI Lamon Rutten mengatakan kontrak baru fisik timah dengan menggunakan sistem Pusat Logistik Berikat (PLB) dapat menarik pihak asing untuk berpindah menyimpan barangnya di Indonesia. 

“Sehingga penyimpanan timah dari yang terdekat seperti Singapura bisa saja pindah ke Indonesia dengan sistem ini,” ujar Lamon saat dikunjungi Bisnis.com di kantornya, Rabu (27/2/2019).

Adapun, PLB adalah tempat penimbunan barang asal luar daerah Pabean dan/atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah Pabean dalam jangka waktu tertentu.

Pemanfaatan PLB tersebut juga sejalan dengan misi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai hub logisitik Asia Pasifik.

Sebagai informasi, BKDI akan meluncurkan kontrak pasar fisik timah baru yang akan resmi diluncurkan pada Senin pekan depan (4/3/2019).

Peluncuran kontrak timah baru tersebut untuk memulihkan perdagangan ekspor timah di Indonesia yang tersendat akibat kasus disegelnya timah dari salah satu smelter yang disimpan di gudang penyimpanan di Bangka Belitung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bkdi kontrak timah
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top