Lelang SUN Selasa (26/2/2019) : Minat Investor Diperkirakan Capai Rp55 Triliun

Sejumlah sekuritas meyakini minat investor dalam lelang surat utang negara atau SUN pada hari ini, Selasa (26/2/2019) akan tetap tinggi, setidaknya mencapai Rp55 triliun.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  10:37 WIB
Lelang SUN Selasa (26/2/2019) : Minat Investor Diperkirakan Capai Rp55 Triliun
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah sekuritas meyakini minat investor dalam lelang surat utang negara atau SUN pada hari ini, Selasa (26/2/2019) akan tetap tinggi, setidaknya mencapai Rp55 triliun.

Pemerintah akan melakukan lelang penjualan SUN dalam mata uang rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2019. Target penerbitan senilai Rp15 triliun dengan seri – seri yang akan dilelang adalah sebagai berikut :

- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03190527 (Diskonto; 27 Mei 2019);
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12200213 (Diskonto; 13 Februari 2020);
- Obligasi Negara seri FR0077 (8,12500%; 15 Mei 2024);
- Obligasi Negara seri FR0078 (8,25000%; 15 Mei 2029);
- Obligasi Negara seri FR0068 (8,37500%; 15 Mei 2034); dan
- Obligasi Negara seri FR0079 (8,37500%; 15 April 2039).

"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp45—55 triliun dengan jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada instrumen Surat Perbendaharaan Negara serta pada Obligasi Negara seri FR0077 dan FR0078," kata I Made Adi Saputra Kepala Divisi Riset Fixed Income MNC Sekuritas dalam riset harian, Selasa (26/2/2019).

Adapun berdasarkan kondisi pergerakan harga SUN menjelang pelaksanaan lelang, maka Made perkirakan tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan adalah sebagai berikut (%) :

- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03190527 berkisar antara 5,75 - 5,84;
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12200213 berkisar antara 6,06 - 6,15;
- Obligasi Negara seri FR0077 berkisar antara 7,66 - 7,75;
- Obligasi Negara seri FR0078 berkisar antara 7,84 - 7,93;
- Obligasi Negara seri FR0068 berkisar antara 8,16 - 8,25; dan
- Obligasi Negara seri FR0079 berkisar antara 8,28 - 8,37.

Sementara itu, Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan jumlah penawaran yang masuk bisa lebih banyak lagi. "Estimation of Incoming bids antara Rp55 triliun – Rp70 triliun," tulis Dhian Karyantono Analis Fixed Income Mirae Asset Sekuritas Indonesia dalam riset harian, Selasa (26/2/2019).


Berikut ini proyeksi rentang yield rata-rata tertimbang yang akan dimenangkan pemerintah:

SPN03190527 (New Issuance, 27 May 2019, at discount): 5,75% - 5,85%

SPN12200213 (Reopening, 13 February 2020, at discount): 6,05% - 6,20%
FR0077 (Reopening, 15 May 2024, 8,12500%): 7,76% - 7,70%
FR0078 (Reopening,15 May 2029, 8,25000%): 7,88% - 7,85%
FR0068 (Reopening, 15 March 2034, 8,37500%): 8,23% - 8,19%
FR0079 (Reopening, 15 April 2039, 8,37500%): 8,32% - 8,29%

Lelang akan dibuka pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB. Adapun hasil dari pelaksanaan akan diumumkan pada hari yang sama dan hasil dari lelang akan didistribusikan pada Kamis, 28 Februari 2019. 

Pada 2019, target penerbitan bersih (net issuance) Surat Berharga Negara senilai Rp389,0 triliun dimana pada kuartal I tahun 2019 pemerintah mentargetkan penerbitan Surat Berharga Negara melalui lelang senilai Rp185,00 triliun dari 7 kali lelang Surat Utang Negara dan 6 kali lelang Sukuk Negara. 

Pada lelang sebelumnya pemerintah meraup dana senilai Rp25,00 triliun dari total penawaran yang masuk mencapai Rp66,35 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, lelang sun

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup