AKSI EMITEN 21 FEBRUARI: Emiten Sawit Mulai Pacu Produksi CPO, Volume Penjualan SMGR Turun 6%

Berita mengenai produksi emiten sawit dan volume penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. menjadi sorotan media nasional, Kamis (21/2/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 21 Februari 2019  |  09:01 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai produksi emiten sawit dan volume penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. menjadi sorotan media nasional, Kamis (21/2/2019).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Emiten Sawit Mulai Pacu Produksi CPO. Sejumlah emiten produsen minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) mulai memacu produksi seiring dengan menghangatnya harga dan menyusutnya persediaan pada awal tahun ini. (Bisnis Indonesia)

Curah Hujan Bayangi Kinerja MYOH & DOID. Kinerja pengupasan lapisan penutup (overburden removal) dua emiten kontraktor pertambangan, PT Samindo Resources Tbk. dan PT Delta Dunia Makmur Tbk. pada awal tahun ini dibayangi oleh curah hujan yang tinggi. (Bisnis Indonesia)

Volume Penjualan SMGR Turun 6%. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. mencatatkan volume penjualan semen sebanyak 2,15 juta ton pada Januari 2019. GM of Corporate Communication Semen Indonesia Sigit Wahono mengatakan bahwa penjualan tersebut terhitung mengalami penurunan sebesar 6,2% dibandingkan dengan Januari 2018 yakni 2,28 juta ton. (Bisnis Indonesia)

Arka Jayanti Persada & Wahana Interfood Nusantara Siap IPO. Dua calon emiten bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham di Bursa Efek Indonesia. Mereka ialah PT Arka Jayanti Persada dan PT Wahana Interfood Nusantara. (Bisnis Indonesia)

ELSA Ingin Memperkuat Midstream. PT Elnusa Tbk. mulai mengubah portofolio bisnis jasa migas pada level midstream atau industri tengahan. Perusahaan jasa minyak dan gas (migas) tersebut ingin menjaga keseimbangan portofolio usaha. (Kontan)

Garuda Aero Asia Berharap dari Ekspansi Berkelanjutan. Berlanjutnya ekspansi organik dan anorganik akan memperkuat tingkat pertumbuhan kinerja keuangan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI) ke depan. Perseroan juga bakal diuntungkan pembentukan joint operation PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) dengan Sriwijaya Air. (Investor Daily)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aksi emiten

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top