Jakarta Islamic Index Terkoreksi Pada Hari Kedua

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), memperpanjang pelemahannya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Kamis (6/12/2018).
Renat Sofie Andriani | 06 Desember 2018 18:33 WIB
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), memperpanjang pelemahannya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Kamis (6/12/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup turun 0,33% atau 2,22 poin di level 673,63, setelah berakhir terkoreksi 0,37% atau 2,51 poin di posisi 675,85 pada perdagangan Rabu (5/12/2018).

JII mulai melanjutkan pelemahannya saat dibuka melemah 0,86% atau 5,80 poin di posisi 670,05 pagi tadi, namun mampu mengikis sebagian pelemahannya pada akhir perdagangan. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 668,86-676,55.

Sebanyak 16 saham menguat dan 14 saham melemah dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang turun 2,70% menjadi penekan utama terhadap pelemahan JII, diikuti saham TLKM (-1,59%), UNTR (-2,44%), SCMA (-4,42%), dan INCO (-3,46%).

Di sisi lain, saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) yang naik 1,03% dan 1,84% masing-masing mampu membatasi besarnya pelemahan JII.

Sejalan dengan JII, IHSG berakhir turun 0,29% atau 17,63 poin di level 6.115,49 pada perdagangan hari ini, Kamis (6/12/2018), mengikis pelemahan yang dibukukan sebelumnya setelah dibuka melemah 0,62% atau 38,11 poin di posisi 6.095 pagi tadi.

Pada perdagangan Rabu (5/12), IHSG juga mampu mengurangi sebagian pelemahannya dengan berakhir turun 0,32% atau 19,74 poin di level 6.133,12, setelah dibuka melemah 0,90% atau 55,22 poin di level 6.097,64.

Meski ditutup terkoreksi di zona merah pada hari kedua berturut-turut, IHSG tetap mampu mempertahankan posisinya di level psikologis 6.100. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.086,13 – 6.131,63.

Enam dari sembilan sektor berakhir di teritori negatif, dipimpin sektor aneka industri (-2,39%) dan pertanian (-1,33%). Adapun tiga sektor lainnya mampu menetap di zona hijau, dipimpin sektor konsumer yang naik 0,41%.

Dari 618 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 149 saham menguat, 259 saham melemah, dan 210 saham stagnan.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang turun 2,70% dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang turun 1,59% menjadi penekan utama terhadap koreksi IHSG pada akhir perdagangan hari ini.

Di sisi lain, saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing naik 15,38% dan 0,57% menjadi pendorong utama sekaligus membantu membatasi besarnya koreksi IHSG hari ini.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

ASII

-2,70

TLKM

-1,59

UNTR

-2,44

SCMA

-4,42

INCO

-3,46

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

UNVR

+1,03

CPIN

+1,84

PGAS

+3,88

TPIA

+1,92

PTBA

+3,29

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, indeks syariah
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top