Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Melambat, Pasar Saham China Melemah

Bursa saham China melemah pada akhir perdagangan hari ini, Senin (16/7/2018), tertekan data ekonomi negeri Tirai Bambu yang mencatat perlambatan pada kuartal kedua serta perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) yang mengancam kinerja ekspor.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 16 Juli 2018  |  16:21 WIB
Ekonomi Melambat, Pasar Saham China Melemah
Bursa China SHCI - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham China melemah pada akhir perdagangan hari ini, Senin (16/7/2018), tertekan data ekonomi negeri Tirai Bambu yang mencatat perlambatan pada kuartal kedua serta perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) yang mengancam kinerja ekspor.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Shanghai Composite melemah 0,61% atau 17,14 poin, dan ditutup pada level 2.814,04, setelah dibuka di zona merah dengan turun 0,14% atau 4,10 poin di posisi 2.827,08.

Adapun indeks CSI 300 di Shenzhen yang berisi saham-saham bluechip berakhir menguat 0,59% atau 20,60 poin di level 3.472,09, setelah dibuka turun 0,11% atau 3,72 poin di posisi 3.488,97.

Emiten perbankan dan real estat mendorong pelemahan bursa China, dengan indeks yang melacak perusahaan-perusahaan tersebut turun 2,1% dan 2,3%, masing-masing.

Dilansir dari Reuters, ekonomi China berekspansi dengan laju yang lebih lambat pada kuartal kedua setelah upaya pemerintah China untuk mengatasi utang merugikan aktivitas.

Laporan Biro Statistik Nasional China (NBS) hari ini mengungkapkan, produk Domestik Bruto (PDB) China tumbuh 6,7% pada kuartal II/2018 dari tahun sebelumnya, sedikit melambat dari raihan pada kuartal pertama yakni 6,8%.

“Mereka perlu sedikit memperlambat pengurangan utang finansial serta mengubah fokus mereka lebih pada langkah-langkah yang mendukung pertumbuhan, misalnya meningkatkan likuiditas melalui pengurangan (bank reserve requirement),” ujar Iris Pang, Greater China Economist di ING.

Saham dengan persentase pelemahan terbesar pada indeks Shanghai adalah Anji Foodstuff Co. Ltd. (-10,02%), diikuti Dynagreen Environmental Protection Group Co. Ltd. (-10,01%), dan Fujian Furi Electronics Co. Ltd. (-10,01%).

Di sisi lain, indeks Hang Seng Hong Kong naik tipis 0,05% atau 14,22 poin dan berakhir di level 28.539,66, setelah dibuka dengan penguatan 0,19% di posisi 28.580,96.

Sub indeks pada Hang Seng yang melacak saham energi ditutup naik 0,4%. Adapun sektor teknologi informasi berakhir naik 0,25%, sektor finansial turun tipis 0,01%, dan sektor properti ditutup turun 0,59%.

Saham dengan kenaikan terbesar pada Hang Seng adalah Galaxy Entertainment Group Ltd yang naik 2,7%, sedangkan saham dengan penurunan terbesar adalah Country Garden Holdings Co. Ltd. dengan 2,15%.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa china
Editor : Fajar Sidik
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top