Pan Brothers (PBRX) Suntik Anak Usaha untuk Genjot Produksi

Emiten sektor tekstil PT Pan Brothers Tbk. akan meningkatkan kapasitas produksi dengan memaksimalkan kinerja anak perusahaan. Emiten bersandi PBRX itu siap menyuntik anak usahanya untuk menggenjot produksi.
Tegar Arief | 11 Juni 2018 15:40 WIB
Pabrik Pan Brothers - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA  Emiten sektor tekstil PT Pan Brothers Tbk. akan meningkatkan kapasitas produksi dengan memaksimalkan kinerja anak perusahaan. Emiten bersandi PBRX itu siap menyuntik anak usahanya untuk menggenjot produksi.

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan yang digelar pekan lalu, perseroan memutuskan untuk mengalokasikan dana senilai Rp246,5 miliar untuk peningkatan kapasitas produksi melalui entitas anakyakni PT Eco Smart Garment Indonesia.

PBRX memiliki saham sebesar 85% pada perusahaan tersebut. Dalam hal ini, perseron akan melakukan penambahan penyertaan secara proporsional sesuai kepemilikan saham, untuk pendanaan pabrik-pabrik baru di Jawa Tengah.

Kemudian, dana senilai Rp526,68 miliar akan dialokasikan PBRX untuk berinvestasi di sektor hulu maupun hilir guna memperluas posisi perseroan di bidangnya, melalui tambahan penyertaan pada entitas anak.

"Dana senilai Rp239,03 miliar akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja perseroan dalam mendukung kegiatan operasional," kata Fitri Ratnasari Hartono, Direktur PT Pan Brothers Tbk. kepada Bisnis, pekan lalu.

Dia menambahkan, tahun ini perseroan memang terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas produksi. Selain dengan menyuntik anak usaha, perusahaan tersebut juga akan meningkatkan efisiensi sehingga output yang dihasilkan bisa meningkat.

Kata Fitri, perseroan menargetkan kenaikan produksi sebesar 5% pada tahun ini. Tujuannya adalah untuk memenuhi permintaan pasar terutama di luar negeri mengingat sekitar 95% produk PBRX didistribusikan untuk ekspor.

Adapun, destinasi ekspor sebagian besar negara-negara kawasan Asia dengan porsi sebesar 56%, diikuti negara-negara Amerika sebesar 26% dan sisanya ke negara-negara Eropa. "Dengan efisiensi output meningkat setidaknya sebesar 5%," imbuhnya.

Kapasitas terpasang untuk garmen perseroan pada akhir tahun lalu naik dari 90 juta pieces per tahun menjadi 111 juta pieces per tahun. Selain menyuntik anak usaha, perseroan juga akan mengoperasikan pabrik baru.

Pan Brothers berencana menambah kapasitas dengan membangun satu pabrik baru di bawah bendera PT Teodore Pan Garmindo yang berlokasi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Pabrik ini ditargetkan selesai pada akhir 2018 dan memiliki kapasitas terpasang sebesar 6 juta potong garmen per tahun.

Perseroan menganggarkan belanja modal pada 2018 akan diguanakan untuk pembangunan Teodore Pan Garmindo di Tasikmalaya tahap 2 senilai US$5 juta. Selain itu, belanja modal untuk pemeliharaan mesin pada 2018 sekitar US$5 juta-US$7 juta. Dengan demikian, total belanja modal mencapai US$10 juta-US$12 juta.

Tag : pan brothers
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top