Paramita Bangun Sarana (PBSA) Bagikan Dividen Rp80 per Saham

Emiten kontraktor swasta PT Paramita Bangun Sarana Tbk. menebar dividen Rp120 miliar dari posisi saldo laba per 31 Desember 2017.
M. Nurhadi Pratomo | 20 April 2018 11:41 WIB
Karyawan melintas di antara monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA — Kontraktor swasta PT Paramita Bangun Sarana Tbk. menebar dividen Rp120 miliar dari posisi saldo laba per 31 Desember 2017.

Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Paramita Bangun Sarana, di Jakarta, Jumat (20/4/2018). 

Para pemegang saham emiten berkode saham PBSA itu sepakat untuk menggunakan Rp120 miliar dari saldo laba atau retained earnings Rp141,29 miliar per 31 Desember 2017. Dengan demikian, perseroan akan menebar dividen sebesar Rp80 per saham.

Direktur Paramita Bangun Sarana Vincentius Susanto menyebut kenaikan dividen per saham merupakan bentuk penghargaan atas kepercayaan yang diberikan para pemegang saham atas prospek masa depan dan kekuatan fundamental.

“Pembagian dividen pada tahun ini meningkat 400% dari tahun sebelumnya, yang sebesar Rp30 miliar atau Rp20 per saham,” ujarnya.

Berdasarkan laporan keuangan 2017, perseroan mengantongi pendapatan sebesar Rp630,06 miliar. Jumlah tersebut menurun 50% dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut membuat laba yang dapat diatribusikan ke entitas induk PBSA juga turun secara tahunan. Tercatat, laba bersih turun dari Rp123,59 miliar pada 2016 menjadi Rp96,57 miliar pada tahun lalu.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dividen, Paramita Bangun Sarana

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top