Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MNC Asset Management Incar Dana Kelolaan Rp9 Triliun

"Target masih bisa ditingkatkan karena baru dua bulan kami sudah Rp7 triliun. Tahun lalu kami tutup pada Rp5,9 triliun," kata CEO MNC Asset Management, Frery Kojongian saat berkunjung ke Redaksi Bisnis Indonesia.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 14 Februari 2018  |  16:27 WIB
Tim MNC Group berbincang dengan Wakil Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Chamdan Purwoko (kanan) saat berkunjung ke Redaksi Bisnis Indonesia, Rabu (14/2/2018). (Abdullah Azzam - Bisnis)
Tim MNC Group berbincang dengan Wakil Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Chamdan Purwoko (kanan) saat berkunjung ke Redaksi Bisnis Indonesia, Rabu (14/2/2018). (Abdullah Azzam - Bisnis)

Bisnis.com, JAKARTA - PT MNC Asset Management menargetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) hingga Rp9 triliun pada akhir tahun ini.

Target itu kemungkinan masih akan ditingkatkan lagi oleh perseroan, mengingat hingga saat ini total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp7 triliun.

"Target masih bisa ditingkatkan karena baru dua bulan kami sudah Rp7 triliun. Tahun lalu kami tutup pada Rp5,9 triliun," kata CEO MNC Asset Management, Frery Kojongian saat berkunjung ke Redaksi Bisnis Indonesia, Rabu (14/2/2018).

Terkait dengan produk, MNC memiliki produk yang cukup lengkap. Perseroan berinvestasi pada reksa dana saham baik konvensional ataupun syariah, pasar uang, campuran, pendapatan tetap, reksa dana indeks, serta reksa dana penyertaan terbatas.

"Kami memiliki produk yang cukup lengkap dan dari sisi produk ada lebih dari 40 produk."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksa dana mnc asset management
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top